Kapan Anak Diajarkan Puasa Ramadhan? Simak Panduan Lengkap dan Tipsnya Bagi Orang Tua

Panduan lengkap bagi orang tua yang ingin mengajarkan anaknya puasa ramadhan.

Kapan Anak Diajarkan Puasa Ramadhan? Simak Panduan Lengkap dan Tipsnya Bagi Orang Tua
usia ideal ajarkan anak puasa

INILAHKORAN - puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang telah baligh dan mampu menjalankannya.

Namun, banyak orang tua yang bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk mulai mengajarkan anak berpuasa.

Usia Ideal Mengajarkan Anak Berpuasa

Secara syariat, kewajiban berpuasa berlaku bagi anak yang telah mencapai usia baligh. Namun, sebelum mencapai tahap tersebut, anak-anak dianjurkan untuk mulai diperkenalkan dengan ibadah puasa agar mereka terbiasa saat memasuki usia dewasa.

1. Usia 5–7 Tahun: Pengenalan puasa

Pada usia ini, anak mulai dikenalkan dengan konsep puasa secara bertahap. Orang tua dapat mengajarkan mereka untuk:

  • Berpuasa setengah hari, misalnya hingga waktu Dzuhur atau Ashar.
  • Mengenalkan manfaat puasa dari segi spiritual dan kesehatan.
  • Membiasakan anak sahur dan berbuka bersama keluarga.

2. Usia 7–10 Tahun: Latihan Berpuasa Secara Penuh

Saat anak memasuki usia 7 tahun, mereka sudah mulai bisa berlatih puasa sehari penuh. Rasulullah SAW bersabda:

"Perintahkan anak-anak kalian untuk shalat saat mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka (dengan pukulan mendidik) jika mereka meninggalkannya saat berusia sepuluh tahun." (HR. Abu Dawud)

Walaupun hadis ini berbicara tentang shalat, prinsip yang sama dapat diterapkan dalam mengajarkan puasa. Anak usia 7 tahun ke atas sudah mulai bisa diberi motivasi untuk mencoba puasa penuh, dengan tetap memperhatikan kondisi fisik mereka.

3. Usia 10 Tahun ke Atas: Membiasakan puasa Penuh

Pada usia ini, anak sudah lebih kuat dan mampu memahami pentingnya puasa. Mereka sebaiknya didorong untuk berpuasa penuh setiap hari selama Ramadan, seperti yang dilakukan oleh orang dewasa.

Tips Mengajarkan Anak puasa

Agar anak lebih semangat dalam berpuasa, orang tua bisa menerapkan beberapa strategi berikut:

  1. Berikan contoh yang baik, karena anak cenderung meniru kebiasaan orang tua.
  2. Berikan pujian dan motivasi agar anak merasa bangga dengan pencapaiannya.
  3. Hindari paksaan, terutama jika anak belum kuat berpuasa penuh.
  4. Buat suasana Ramadan menyenangkan, seperti menyiapkan makanan favorit saat berbuka dan mengajak anak beribadah bersama.
  5. Ajarkan makna puasa, bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga mendidik kesabaran, keikhlasan, dan empati terhadap orang yang kurang mampu.


Editor : Firda Rachmawati