Kapolda Jabar Jadikan Mahasiswa Unla Mitra Strategis Kaji Isu Jawa Barat
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto mendorong mahasiswa Unla menjadi mitra strategis kepolisian dalam mengkaji berbagai isu dan persoalan di Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berencana memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi, khususnya Mahasiswa Universitas Langlangbuana (Unla) Kota Bandung, untuk mengkaji berbagai persoalan yang berkembang di Jawa Barat.
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan perspektif akademis terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Hal tersebut disampaikan Pipit seusai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Unla, Rabu (22/9/2026).
"Kami mengharapkan mereka jadi mitra strategis. Di sini (Unla) ada Pusat Studi Kepolisian, sehingga kami akan bersama-sama untuk mengkaji setiap isu-isu masalah yang ada di Jawa Barat," ujar Pipit.
Menurut Pipit, kolaborasi dengan Pusat Studi Kepolisian dapat menjadi ruang bagi kepolisian dan kalangan akademisi untuk menganalisis berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat.
Ia juga mendorong mahasiswa agar lebih kritis, peka terhadap lingkungan sekitar, serta mampu merespons perkembangan situasi secara cepat.
"Kita mendorong adik-adik mahasiswa juga cepat merespon tentang adanya perkembangan situasi yang ada saat ini," katanya.
Pelibatan kalangan akademisi dalam kajian persoalan Kamtibmas sejalan dengan upaya Polda Jabar memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi. Sebelumnya, Polda Jabar bersama Universitas Padjadjaran (Unpad) juga meluncurkan Pusat Studi Kepolisian sebagai wadah penelitian dan kajian terhadap berbagai persoalan di Jawa Barat.
Polda Jabar menyebut pendekatan akademis dibutuhkan untuk melihat persoalan secara lebih mendalam melalui penelitian dan berbagai perspektif keilmuan. Kolaborasi serupa juga diarahkan agar dapat melibatkan perguruan tinggi lainnya di Jawa Barat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan turut mendorong mahasiswa untuk serius menjalani pendidikan sekaligus menjaga integritas.
Erwan berharap ilmu yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Mereka harus bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu, bisa bekerja dengan tetap menjaga integritas, dan kehadirannya bisa bermanfaat," pungkas Erwan.***
Editor : JakaPermana

