Kapolda Jabar Tinjau Lokasi Banjir Diduga Dampak Proyek KCIC
Banjir yang melanda underpass di wilayah Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga dampak pambangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Selain menganggu akses jalan, aktivitas masyarakat lumpuh total.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Banjir yang melanda underpass di wilayah Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga dampak pambangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Selain menganggu akses jalan, aktivitas masyarakat lumpuh total.
Bupati KBB Aa Umbara Sutisna pun geram dengan banjir yang terjadi di wilayahnya. Saat meninjau lokasi banjir, Umbara menilai PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) sebagai pengelola KCJB harus turun tangan serta bertanggungjawab.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, pihaknya akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang terdampak banjir di Kabupaten Bandung Barat. Rencanya, Kapolda Jabar akan meninjau lokasi tersebut pada hari ini Rabu (1/1/2020).
"Iya (banjir), besok saya cek lah," ujar Kapolda usai melakukan pengecekan pos pengamanan malan tahum baru, di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (31/12/2019) malam.
Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan, pihaknya telah menerima data-data terkait banjir yang diduga disebabkan proyek PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), dari Kapolres Cimahi AKBP Yoris M Maulana.
"Kapolres Cimahi sudah kesana, sudah mendata foto-foto, dan beritanya sudah sampai ke saya," ungkap Kapolda.
Selain itu, lanjut Kapolda Rudy, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) dan Bupati Bandung Barat Aa Umbara, terkait banjir di Kabupaten Bandung Barat.
"Saya sudah koordinasi dengan KCIC nya karena bupati Statmen itu karena KCIC, besok saya mau lihat hasilnya," tandasnya (Ridwan Abdul Malik)
Editor : Bsafaat

