Karhutla di Gunung Malabar Belum Bisa Dipadamkan

Kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Malabar Kecamatan Pangalengan pada Jumat (4/10) malam lalu hingga hari ini belum dapat dipadamkan.

Karhutla di Gunung Malabar Belum Bisa Dipadamkan
Istimewa

INILAH,Bandung- Kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Malabar Kecamatan Pangalengan pada Jumat (4/10) malam lalu hingga hari ini belum dapat dipadamkan.

Kebakaran semakin meluas hingga ke puncak Gunung Mega di Kecamatan Cimaung dan Gunung Sangar di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Minggu (6/10/2019).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin, mengatakan, Jum’at (4/10/2019) luas areal yang terbakar mencapai 8 hektare.

Sekarang luas lahan yang terbakar diperkirakan  lebih dari 10 hektare. Upaya pemadaman api terus dilakukan oleh personel, Perum Perhutani,  aparatur pemerintahan desa/kecamatan, dan personel TNI/Polri, para relawan dan juga warga sekitar hutan.

Area titik api, lanjut Enjang, kemarin berada di petak 5B Resort Pemangkuan Hutan/Bagian Kesatuan Hutan Banjaran Kesatuan Pemangkuan Hutan Bandung Selatan Perhutani Jabar Banten. Lokasi tersebut berada di IPHPS RPH Banjaran. Kobaran a0i membakar pepohonan dan alang alang. 

"Pemadaman api dilakukan oleh petugas Perhutani sebanyak tujuh orang, LMDH 20 orang, unsur muspika lima orang. Selain itu banyak relawan dan warga sekitar yang membantu pemadaman,” kata Enjang  Minggu (6/10/2019).

Enjang mengatakan, dari kemarin api masih belum bisa di padamkan, dikarenakan kondisi topografi lapangan yang curam, berbatu, angin sangat kencang, dan hari semakin malam. Ia berharap, hari ini api bisa padamkan. Upaya yang dilakukan dengan membuat parit pemutus titik api.

 “Api sudah sampai ke Kampung Cipeutey Arjasari dan kalau  tidak segera diantisipasi akan terus merambat ke lokasi lain,” ujarnya. (rd dani r nugraha).


Editor : Bsafaat