INILAH,Bandung- Banjir akibat luapan Sungai Citarum masih merendam ribuan pemukiman warga Kabupaten Bandung. Tak terkecuali rumah Titim, seorang perempuan tua berusia 60 tahun.
Hujan deras sejak Senin (8/4) malam WIB, membuat genangan air mencapai ketinggian 10 cm hingga 3 meter pada Selasa (9/4).
Titim, warga Kampung Kaum, RW 09 RT 03, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung bahkan harus dievakuasi para pemuda relawan setempat. Nenek tersebut dievakuasi dari rumahnya yang sudah terendam lebih dari 2 meter, karena sakit demam.
Para relawan ini membawa masuk perahu ke dalam gang dengan ketinggian mencapai leher orang dewasa. Mereka yang membawa perahu sebagian harus masuk ke air. Tanpa menggunakan peralatan keselamatan, mereka perlahan menaikkan nenek dan keluarganya ke perahu.
"Saya sakit panas dingin, kepala pusing dan badan bergetar. Makanya pilih mengungsi ke rumah anak saya di Rencong," kata Nenek Titim(60) disela evakuasi, Selasa (9/4/2019).
Titim mengatakan, sejak banjir besar terjadi Kamis lalu, dirinya sempat mengungsi di rumah anaknya. Namun, karena sempat surut, ia memilih kembali pulang. Satu hari kemudian, banjir kembali terjadi.
Menurutnya, ia memilih bertahan dilantai dua rumahnya yang terendam banjir dengan ketinggian dua meter. Namun, saat ini memilih mengungsi sebab mengalami sakit.
Akses jalan Dayeuhkolot-Banjaran terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. Hanya, delman dan perahu yang bisa digunakan. Itu pun, sebagian tempat duduk di delman terendam banjir.