Kasus Covid-19 Menurun, Sekda Kota Bandung: Momentum Ini Harus Dijaga

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Ema Sumarna menegaskan, meski kasus di Kota Bandung terus menurun pihaknya selalu mengevaluasi.

Kasus Covid-19 Menurun, Sekda Kota Bandung: Momentum Ini Harus Dijaga

INILAHKORAN, Bandung - Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ema Sumarna menegaskan, meski kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun pihaknya selalu menggelar evaluasi dan tetap menyesuaikan dengan regulasi.

"Kota Bandung sekarang kita terima (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 3, yang penting kalau bagi kita bukan main di level, bagi kita itu adalah bagaimana progres kita harus terukur," kata Ema seusai melakukan monitoring vaksinasi Covid-19 di SMKN 15 Kota Bandung, Kamis 23 September 2021.

Berdasarkan indikator positivity rate 0,8 dan bed occupancy rate (BOR) 12 persen maka kasus Covid-19 di Kota Bandung dinilai terkendali. Bahkan beberapa rumah sakit telah ada yang nol kasus.

"Momentum ini harus terus dijaga," ucapnya.

Baca Juga: Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung: 1.677 Sekolah Diizinkan Gelar PTM Terbatas

Menurutnya, saat ini tenaga kesehatan harus diutamakan agar selesai vaksinasi Covid-19 dosis ketiga. Saat ini telah mencapai 80 persen.

"Kalau untuk masyarakat, dosis ketiga menunggu kebijakan dari Pemerintah lebih atas. Karena bagaimana pun juga tergantung dari ketersediaan vaksin," ujar dia.

Ema mengungkapkan, sektor yang lain juga harus dievaluasi di antaranya pendidikan, ekonomi, dan kegiatan sosial. Termasuk memfasilitasi agar sektor-sektor tersebut berjalan dengan baik.

Baca Juga: Selama PTM Terbatas Kota Bandung, Sekda Sebut Belum Temukan Kasus Covid-19

"Saya pikir mereka (pelaku sektor ekonomi) itu tentunya harus semua difasilitasi," jelasnya.

Dia menyampaikan melawan Covid-19 itu tidak bisa hanya tergantung Satgas. Karena Satgas sifatnya sebagai fasilitator, menyiapkan regulator, serta melakukan fungsi pengawasan.

Baca Juga: Percepat Angka Herd Immunity, Axis Gelar Vaksinasi Covid-19 Pelajar dan Mahasiswa di Bandung

"Tetapi dengan SDM yang terbatas, kita juga tidak mungkin bisa optimal. Makanya paling utama itu komitmen semua pihak. Dari individu, institusi, dan kelompok di masing-masing kegiatan berbagai sektor itu. Sehingga terbangun komitmen komunal, tindakan secara serempak, masif, punya rasa empati, tanggung jawab secara keseluruhan," tandas dia. (yogo triastopo)


Editor : inilahkoran