Kasus Emirsyah Satar, KPK Sasar Rekening Bank di Luar Negeri
KPK terus menelusuri puluhan rekening bank di luar negeri yang diduga terkait dengan kasus dugaan suap pengadaan pesawat airbus dan mesin pesawat Rolls-Royce di PT Garuda Indonesia (Persero) periode 2004-2015.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - KPK terus menelusuri puluhan rekening bank di luar negeri yang diduga terkait dengan kasus dugaan suap pengadaan pesawat airbus dan mesin pesawat Rolls-Royce di PT Garuda Indonesia (Persero) periode 2004-2015.
Puluhan rekening itu diduga menjadi sarana terjadinya transaksi atau aliran dana lintas negara terkait dengan kasus suap yang menjerat mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo tersebut.
"Ada puluhan rekening yang berada di luar negeri dan kami harus melakukan tracking satu persatu untuk melihat mana saja aliran dana yang ada di rekening tersebut yang terkait dengan tersangka dan terkait dengan perkara ini," kata Jubir KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (11/7/2019).
Febri masih enggan mengungkap negara mana saja yang menjadi asal bank dari puluhan rekening tersebut. Febri juga masih belum merinci identitas para pihak yang terlibat atau terkait dengan transaksi lintas negara menggunakan puluhan rekening tersebut.
"Karena proses ini masih penyidikan tentu kami tidak bisa secara detail menyebutkan negara mana saja dan teknisnya transfernya antara rekening siapa saja, itu tidak bisa disampaikan tapi memang ini temuan baru ya yang kemudian perlu kami gali lebih dalam," kata Febri.
Diketahui, KPK menetapkan Emirsyah Satar dan Soetikno sebagai tersangka pada 16 Januari 2017. Namun hingga saat ini, KPK belum juga merampungkan penyidikan kasus dugaan suap di PT Garuda yang menjerat keduanya. Bahkan, Emirsyah dan Soetikno hingga kini belum ditahan KPK. (INILAHCOM)
Editor : DeryFG

