Kasus Penyebaran Covid-19 Terus Melonjak, Ade Yasin Siapkan Penambahan Bed di Rumah Sakit

kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor terus melonjak Bupati Bogor Ade Yasin pun langsung menambah kapasitas tempat tidur rumah sakit

Kasus Penyebaran Covid-19 Terus Melonjak, Ade Yasin Siapkan Penambahan Bed di Rumah Sakit
Bupati Bogor Ade Yasin akan menambah kuota tempat tidur di rumah sakit sebagai antisipasi semakin melonjaknya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.

INILAHKORAN, Bogor – Kasus penyebaran Covid-19, di Kabupaten Bogor terus melonjak. Bupati Bogor Ade Yasin langsung mengantisipasinya dengan menambah bed atau tempat tidur di rumah sakit.

Ade Yasin menyebutkan, jika pada Selasa jumlah kasus penyebaran Covid-19 sebanyak 1.317 kasus  maka di hari Rabu kemarin jumlah kasusnya bertambah menjadi 1.653 kasus.

"Melonjaknya penyebaran Covid-19 ini tentunya akan diantisipasi dengan menyiapkan atau menambah kapasitas bed atau ranjang, saat ini, di 29 rumah sakit, 40 persennya untuk rawat inap dan ICU pasien Covid-19," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Kamis 10 Februari 2022.

Baca Juga: Persib Bandung Minus Tiga Pemain Hadapi PSS Sleman

Bupati Bogor Ade Yasin menambahkan jika warga yang terpapar wabah Covid-19 banyak yang bergejala dan harus dirawat di rumah sakit, maka kuota bed occupation rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di rumah sakit akan bertambah.

"Kalau yang bergejala banyak, maka bisa saja BOR di rumah sakit akan ditambah presentase atau kuotanya, seperti Bulan Juli Tahun 2021 lalu. Dimana waktu itu lagi marak penyebaran wabah Covid-19 varian delta. Selain di Pusat isolasi terpadu (Isoter) di Cibogo, Kecamatan, Megamendung, kami juga akan menambah Pusat Isoter di Asrama Kampus IPB University di Dramaga," tambahnya.

Wanita berusia 53 tahun yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ini menuturkan bahwa hingga saat ini, klaster sekolah, klaster keluarga dan klaster perkantoran masih terus terjadi.

Baca Juga: Kunci Jawaban Shopee Tebak Kata Level 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170

"Klaster sekolah masih terjadi, walaupun para guru dan murid umumnya terpaparnya dari keluarganya dan bukan langsung dari pihak  lainnya di sekolah. Selain itu, klaster perkantoran swasta maupun Pemkab Bogor juga ada aja kasusnya dan untuk ASN Kabupaten Bogor yang kontak erat dengan pegawai lainnya yang terpapar, selain ditracing dan test rapid antigen, mereka juga disarankan melakukan work from home (WFH)," tutur Ade Yasin

Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah menjelaskan bahwa telah terjadi penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan sekolah masih terjadi di Cibinong, Bojonggede, Citeureup, Gunung Putri, Sukaraja dan Babakan Madang hingga untuk wilayah diatas, untuk jenjang pendidikan TK hingga SMA, kami meminta pihak sekolah melakukan PJJ," jelas Juanda. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran