Kawinkan Gelar Juara, Diklat Persib Terima Bonus dari Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi Diklat Persib Bandung yang sukses mengawinkan gelar pada Liga 1 2018 U-19 dan U-16.  

Kawinkan Gelar Juara, Diklat Persib Terima Bonus dari Pemprov Jabar
INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi Diklat Persib Bandung yang sukses mengawinkan gelar pada Liga 1 2018 U-19 dan U-16.  Bersamaan dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar lewat Bank bjb memberikan uang kadeudeuh Rp100 juta untuk masing-masing tim di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (14/12/2018). 
 
Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan, kucuran bonus untuk dua tim diklat tersebut bisa dijadikan pelecut agar kian berpestasi. "Dan mudah-mudahan jadi inspirasi buat anak muda lainnya," ujar Emil.
 
Dia mengatakan, pihak manapun yang memberikan berita baik terhadap psikologis masyarakat Jabar patut diaparesiasi. Hal tersebut, kata dia, tak harus diukur dari pihak swasta maupun negeri.  "Jadi pembinaan Persib ini sangat positif tahun ini, membuktikan luar biasa, terbaik di Indonesia," katanya.
 
Sementara untuk prestasi tim Persib senior, di musim ini memang belum maksimal. Skuat asuhan Mario Gomez hanya finis di urutan empat pada klasemen akhir Liga 1 2018.  "Kalau (Tim Persib) seniornya masih belum, tapi segitu sudah lumayan, dengan segala dinamikanya," ucapnya.
 
Orang nomor satu di Jabar ini berharap kelak seluruh piala hajat sepak bola domestik diraih tim asal Jabar. Dia ingin suatu hari nanti tim Persib senior maupun junior mendulang prestasi yang rutin. "Makanya tadi saya titip pesan, gunakan ilmu sport science untuk meningkatkan kualitas dan performa dari atlet-atlet, kira-kira begitu," imbuh dia.
 
Menyoroti soal suporter, dia mengatakan, butuh edukasi yang panjang agar tak lagi ditemukan oknum yang malah merusak nama tim. Pengelolaan pendukung kesebelasan tersebut, tidak bisa hanya lewat imbauan sesaat untuk memaknai kecintaannya kepada sepak bola secara proporsional, secukupnya tanpa harus berlebihan.
 
"Karena bagaimanapun sepak bola adalah olahraga di dalamnya mengedepankan nilai nilai kemanusiaan, kekompakan, persatuan fairplay dan lain lain," katanya.
 
Menurutnya, sepak bola adalah olahraga yang memiliki euforia sangat tinggi, khususnya di Jabar. Sehingga  permasalahannya tidak hanya dalam urusan prestasi."Setengahnya adalah urusan suporter juga yang berimbas. Persib (senior) kan terimbasi oleh masalah suporter dan lain-lain," ungkapnya.
 
Dia mengaku, salah satu PR-nya sebagai gubernur yaitu membina seluruh klub olahraga yang ada di Jabar. Artinya, ada juga tim lain yang harus dia angkat selain Persib.  "Walaupun bukan tupoksi langsung tugas pemerintahan, tapi semua yang ada di provinsi ini kan secara moril juga tanggung jawab saya," katanya.
 
Beberapa provinsi kerap kali menggelar hajat sepak bola dengan label Piala Gubernur. Di antaranya Piala Gubernur Kaltim dan Piala Gubernur Sumsel. Sementara untuk di Jawa Barat, Emil mengaku belum memiliki rencana. "Saya belum tahu, kalau dianggap perlu dengan senang hati. Kalau belum perlu enggak masalah juga," pungkasnya. 
 
General Manajer Diklat Persib Yoyo S Adireja merasa bersyukur kedua timnya mendapat apresiasi dari Pemprov Jabar. Dia mengatakan, dua piala yang dipetik pada Liga 1 2018 U-16 dan U-19 tersebut tak hanya  dipersembahkan untuk Bandung dan Jawa barat saja. "Prestasi ini juga diharapkan  mendongkrak persepakbolaan nasional," harap Yoyo.


Editor : inilahkoran