Kebakaran di Kabupaten Bandung Didominasi Kesalahan Manusia
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung menyatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi di 31 kecamatan didominasi karena faktor human error atau kesalahan manusia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Soreang - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung menyatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi di 31 kecamatan didominasi karena faktor human error atau kesalahan manusia. Akibatnya, kerugian yang ditaksir sepanjang Januari hingga September 2019 ini mencapai Rp 25 miliar dan harta benda yang berhasil diselamatkan Rp 80 miliar.
"Sebanyak 99 persen peristiwa kebakaran adalah human error, kecerobohan, dan ketidaktahuan manusia. Korsleting listrik dan puntung rokok jadi yang dituding," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Kawaludin di Soreang, Jumat (27/9/2019).
Oleh karena itu, kata Kawaludin, pihaknya terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dini kebakaran. Menurutnya sebanyak 5.000 orang masyarakat pada 2018 sudah diberikan pelatihan pencegahan dan penanganan pertama ketika terjadi kebakaran.
"Mereka diberi pengetahuan tentang bahaya api, mengendalikan api dan penyebab kebakaran dan kemampuan lainnya," katanya.
Menurutnya, hingga 26 September sudah terjadi 351 kejadian kebakaran di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Dengan didominasi objek rumah tinggal yang terbakar sebanyak 128 unit, gudang 16 unit, pabrik 34 unit dan lainnya seperti gudang rongsok. Sepanjang Januari-September jumlah korban jiwa yang meninggal akibat kebakaran mencapai 3 orang.
"Sekarang dominan kebakaran lahan, semak belukar dan alang-alang. Ada 110 kejadian, di musim kemarau air cukup sulit diperoleh. Namun petugas mampu melakukan operasi pemadaman secara cepat," ujarnya.
Kawaludin menambahkan, saat ini pihaknya memiliki 9 pos pemadam kebakaran dengan armada 18 unit kendaraan yaitu 2 tangki air, mobil pancar, mobil rescue, dan lainnya. Menurutnya, jumlah pos pemadam kebakaran relatif kurang sebab pada satu pos pemadam standarnya minimal 2 mobil pemadam.
Selain itu, katanya jumlah personel pemadam kebakaran yang berjumlah 130 orang masih kurang. Sebab minimal dibutuhkan 200 personel pemadam kebakaran. Meski begitu, kecepatan waktu datang ke lokasi pemadam kebakaran saat ini bertambah di bawah 15 menit atau sekitar 82 persen. (Rd Dani R Nugraha)
Editor : suroprapanca

