Kecamatan Sukasari Menuju Zona Wisata Unggulan Purwakarta

Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, memiliki keindahan alam tersendiri. Gunung-gunung yang menjulang tinggi, serta panorama alam yang masih asri di wilayah itu, sepertinya sangat potensial untuk dikembangkan menjadi sebuah obyek wisata.

Kecamatan Sukasari Menuju Zona Wisata Unggulan Purwakarta
istimewa

INILAH, Purwakarta – Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, memiliki keindahan alam tersendiri. Gunung-gunung yang menjulang tinggi, serta panorama alam yang masih asri di wilayah itu, sepertinya sangat potensial untuk dikembangkan menjadi sebuah obyek wisata.

Kepala Bidang Pariwisata dari Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta, Irfan Suryana menyadari hal itu. Hasil inventarisasi jajarannya, wilayah paling barat Purwakarta ini sangat potensial untuk dikembangankan menjadi destinasi wisata berbasis alam.

“Wilayah Kecamatan Sukasari, dikelilingi pegunungan yang masih 'perawan itu'. Sehingga, menurut pengamatan kami, wilayah ini bisa dijadikan tujuan wisata baru,” ujar Irfan kepada INILAH, akhir pekan kemarin.

Irfan menjelaskan, di wilayah tersebut ada beberapa lokasi alam yang mulai banyak dikunjungi wisatawan. Sebut saja salah satunya, Curug Tilu di Kampung Gunung Buleud, Desa Ciririp. Curug Tilu sendiri, merupakan destinasi wisata baru di Kabupaten Purwakarta.

Lokasi wisata ini, sambung dia, resmi dibuka pada Maret 2017 lalu. Untuk menuju ke lokasi tersebut, tak sesulit yang dibayangkan. Air terjun yang kini mendapat julukan Grand Canyon-nya Purwakarta ini dapat diakses sekitar kurang lebih 40 menit dari pusat kota.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika pun berpendapat sama. Atas dasar itu pula, di kepemimpinan dirinya saat ini pihaknya akan ciptakan wilayah Sukasari dan sekitarnya menjadi zona pariwisata unggulan di kabupatennya.

“Di wilayah tersebut, wisata alam dan wisata air yang akan ditonjolkan. Tahun ini, kita benahi dulu infrastrukturnya sebagai bagian dari persiapan kami mengembangkan wisata unggulan tersebut,” ujar Anne.

Anne memiliki alasan, kenapa penataan sektor wisata juga jadi prioritas kerjanya. Karena, menurut Anne, sektor pariwisata akan jauh menguntungkan. Tentunya, hal itu akan berimplikasi pada peningkatan ekonomi masyarakatnya.

“Banyak potensi yang bisa dikembangkan. Terutama di sektor pariwisata. Tentunya, tujuannya untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar,” jelas dia.

Anne menuturkan, rencana pengembangan sektor wisata di wilayah ini cukup realistis. Apalagi, infrastruktur pun sejauh ini sudah mendukung. ‎Karena, pemerintah telah membangun akses jalur darat ke wilayah tersebut yang cukup memadai, yang juga terintegrasi dengan beberap kabupaten lainnya.

Saat ini saja, kata dia, wilayah tersebut ramai dikunjungi para pelancong. Hampir setiap akhir pekan, banyak warga yang sengaja datang ke kecamatan tersebut untuk sekedar menikmati panorama alam yang ada di wilayah ini.

“Infrastrukturnya sudah mendukung. ‎Karena, pemerintah telah membangun Jalur Lingkar Barat yang menjadi akses jalur darat baru ke wilayah tersebut,” pungkasnya. (Asep Mulyana)


Editor : JakaPermana