Kecelakaan Maut di Rajapolah, Dua Orang Tewas
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Jamanis, wilayah Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Jamanis, wilayah Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. kecelakaan melibatkan minibus Daihatsu Gran Max dan truk Colt Diesel.
Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Truk Colt Diesel terguling di tepi jalan dengan kondisi kabin hancur dan mengeluarkan kepulan asap. Sementara Daihatsu Gran Max terbalik dan terperosok ke dalam kolam milik warga.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung turun ke kolam untuk mengevakuasi para korban yang masih terjebak di dalam minibus yang sebagian besar terendam air.
Salah seorang saksi mata, Kadar, mengatakan kondisi jalan saat kejadian relatif sepi. Dia tiba-tiba mendengar suara benturan keras sebelum melihat kondisi kedua kendaraan.
"Tadi jalanan sedang lumayan kosong, tiba-tiba saya mendengar suara ledakan keras. Setelah dicek ke lokasi, ada truk ringsek di badan jalan. Ternyata lawannya (minibus Gran Max) sudah masuk ke dalam kolam di bawah," ujar Kadar di lokasi.
Menurut Kadar, terdapat sejumlah korban yang berada di dalam Gran Max. Beberapa di antaranya merupakan anak-anak.
"Korbannya yang saya lihat ada enam orang. Kondisinya sangat memprihatinkan karena mobil terendam air di dalam kolam. Di antaranya ada usia dewasa dan ada juga anak kecil kira-kira usia kelas 3 SD," katanya.
Sebagian korban kemudian dievakuasi warga dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Saksi lainnya, Rani, mengaku mendengar suara benturan sangat keras dari dalam rumahnya.
"Saya lagi di dalam rumah, suaranya keras sekali. Kayaknya sih adu banteng antar dua mobil. Kondisi korban ada yang meninggal dunia dan ada yang luka parah," ujar Rani.
Dua korban kecelakaan tersebut kemudian dibawa ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Pantauan di kamar mayat RSUD dr. Soekardjo pada Senin sore, dua jenazah korban tiba menggunakan ambulans puskesmas.
Kedua korban tewas merupakan seorang laki-laki dan seorang perempuan yang diduga penumpang minibus Daihatsu Gran Max.
Sementara itu, seorang korban selamat berjenis kelamin laki-laki yang masih berusia anak-anak mendapat penanganan medis intensif di Ruang IGD RSUD dr. Soekardjo. Lima korban luka lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya.
Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, membenarkan kecelakaan tersebut.
"Iya betul ada kecelakaan jam 13.30 di wilayah Rajapolah antara dua kendaraan yang melaju dari arah Bandung dan dari arah Tasik. Setelah dilakukan pengecekan oleh tim medis, jadi ada dua korban meninggal dunia dan 6 korban di larikan ke rumah sakit," kata Devi.
Terkait penyebab kecelakaan, polisi masih melakukan penyelidikan.
"Untuk penyebab kita masih dalam penyelidikan, belum bisa memastikan apa penyebab terjadinya kecelakaan. Untuk korban setelah didata dari luar kota," katanya.
Ketika ditanya mengenai informasi bahwa seluruh korban merupakan satu keluarga, ia membenarkannya.
"Setelah di indetifikasi datanya semua satu keluarga. Yang dari arah Tasik menuju Bandung untuk korban jiwa dan luka. Untuk kendaraan sudah kita amankan antara dua kendaraan dan semuanya rusak parah."
Tim Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota kemudian berhasil mengungkap identitas dua korban meninggal dunia.
Petugas menggunakan alat pemindai sidik jari Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) di kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo untuk mengidentifikasi korban.
Hasil pemindaian biometrik menunjukkan korban perempuan bernama Nurlaelah (50), warga Kalideres, Jakarta Barat.
Sementara korban laki-laki bernama Rasidi (52), juga warga Kalideres, Jakarta Barat. Kedua jenazah diketahui merupakan penumpang minibus Daihatsu Gran Max.
Hingga Senin sore, kepolisian masih berupaya menghubungi pihak keluarga para korban. Sementara jajaran Satlantas dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Editor : Doni Ramdhani

