'Keep Puncak Beautiful Euy' Digaungkan Pemkab Bogor, Ini 3 Langkah Menyulap Puncak Jadi Destinasi Wisata Nasional
Kawasan Puncak terus ditata Pemkab Bogor dengan belakangan meluncurkan slogan 'Keep Puncak Beautiful Euy'.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Kawasan Puncak terus ditata Pemkab Bogor dengan belakangan meluncurkan slogan 'Keep Puncak Beautiful Euy'.
Slogan 'Keep Puncak Beautiful Euy' digaungkan Pemkab Bogor kepada seluruh kalangan seiring dengan keseriusan menata kawasan wisata Puncak.
Slogan 'Keep Puncak Beautiful Euy' bertujuan mengajak masyarakat serta seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menata dan menjaga keasriwan kawasan Puncak.
"Ajakan menata Puncak dengan bahasa sederhana mengembalikan Puncak menjadi lebih baik dan lestari," Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Ajat Rohmat Jatnika di Cibinong, Senin 29 Juli 2024.
Sejauh ini, beberapa upaya strategis sudah ditempuh Pemkab Bogor dalam menata kawasan puncak. InilahKoran merangkum 3 langkah paling nyata di balik penataan itu, sebagai berikut:
Penataan dan Penertiban
Semua pihak diajak bersama-sama untuk memuluskan program penataan kawasan Puncak.
Salah satu elemen masyarakat yang telah terlibat dalam upaya penataan Puncak yaitu Bank Pohon Nusantara bekerja sama dengan Pemkab Bogor dalam merawat tanaman pucuk merah di sepanjang jalur Puncak.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam penataan kawasan Puncak yang dilakukan Pemkab Bogor sejak Juni 2024 diawali dengan pemindahan para pedagang kaki lima atau PKL ke Rest Area Gunung Mas.
Pada penertiban lapak pedagang ini, Pemkab Bogor meratakan 329 bangunan di sepanjang Jalur Puncak, terdiri dari 185 bangunan dari Gantole hingga Rest Area Gunung Mas, dan 144 bangunan dari Simpang Taman Safari Indonesia hingga Rest Area Gunung Mas.
Kini, masih ada sebanyak 194 PKL yang akan dipindah ke rest area dengan cara penertiban lapak-lapaknya di sepanjang jalur Puncak.
Pemkab Bogor memastikan perekonomian pedagang kaki lima atau PKL di Kawasan Wisata akan menjadi lebih baik setelah pindah ke Rest Area Gunung Mas.
"Saya pesan, inti kegiatan kan bukan penertiban tapi penataan, maka harus berkelanjutan," ujarnya.
Pengusulan Fasilitas Umum
Pemkab Bogor juga telah mengusulkan penyediaan sejumlah fasilitas umum di kawasan wisata Puncak kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
Sejumlah kebutuhan penataan Puncak yang telah diusulkan melalui Wakil Presiden Ma'ruf Amin seperti pagar pengaman atau guard rail, peningkatan kualitas jalan berupa pelebaran dan pelapisan jalan, pedestrian, taman, anjungan pandang, serta dinding penahan tanah.
Kemudian, dari segi keamanan dan keselamatan, Pemerintah Kabupaten Bogor mengusulkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas, dan lampu penerangan jalan umum atau PJU.
Perluasan Rest Area
Di samping itu, Pemkab Bogor juga membutuhkan perluasan Rest Area Gunung Mas yang lahannya milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dari semula 7 hektare, diusulkan penambahan 4 hektare.
"Perlu juga pos gabungan, tujuannya untuk monitoring kaitan lalu lintas hingga kebencanaan. Kemudian nantinya di situ ada pusat informasi center, ada dasbor pengendalian lalu lintas," kata Ajat.
Pembangunan rest area di lahan seluas 7 hektar milik PT Perkebunan Nusantara ini telah dilakukan sejak tahun 2020-2021.***
Editor : Bsafaat


