Kejutan Terbesar Piala Dunia Antarklub: Al-Hilal Singkirkan Manchester City
Kejutan besar menandai Piala Dunia Antarklub. Al-Hilal melaju ke perempat final. Mereka memenangkan laga Man City vs Al-Hilal 3-4 melalui perpanjangan waktu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Orlando – Kejutan besar menandai Piala Dunia Antarklub. Al-Hilal melaju ke perempat final. Mereka memenangkan laga Man City vs Al-Hilal 3-4 melalui perpanjangan waktu.
Pahlawan Al-Hilal dalam kemenangan Man City vs Al-Hilal ini adalah kiper Bono dan penyerang Marcos Leonardo.
Bono melakukan banyak penyelamatan gemilang dalam laga Man City vs Al-Hilal. Sementara Marcos Leonardo mencetak dua dari empat gol Al-Hilal.
Di perempat final, Al-Hilal sudah ditunggu klub Brasil, Fluminense. Sebelumnya, Fluminense mengungguli Inter Milan 2-0.
Pertandingan Man City vs Al-Hilal untuk memperebutkan tiket perempat final Piala Dunia 2025 berlangsung di Stadion Camping World Orlando, Florida, Selasa WIB.
Manchester City mengawali pertandingan dengan sempurna. Baru tujuh menit duel Man City vs Al-Hilal jalan, mereka sudah membuka peluang mencetak gol.
Ruben Diaz berada dalam posisi yang tepat saat menerima umpan silang. Dia melepaskan sundulan ke arah gawang Al-Hilal. Sayangnya, kiper Bono pun mengawali aksi dengan menyelamatkannya.
Dua menit berselang, Bernardo Silva akhirnya menjebol gawang Al-Hilal. Dia memanfaatkan bola muntah untuk menjebol gawang Bono.
Wasit Jesus Valenzuela langsung memutuskan meninjau ulang situasi melalui VAR. Ada kemungkinan terjadi hands ball dalam peristiwa gol tersebut. Tapi, dia akhirnya memutuskan mengesahkan gol tersebut.
Manchester City tak mengendurkan tekanan. Savinho, pada menit ke-24, menerima umpan di kotak penalti, mengontrol bola, dan mengirimnya ke pojok kiri gawang. Sial baginya, Bono masih bisa melakukan penyelamatan cemerlang.
Tetapi, baru semenit babak kedua jalan, Al-Hilal membuat kejutan. Mereka menyakakan kedudukan 1-1 melalui Marcos Leandro.
Penyerang asal Brasil itu menjebol gawang Ederson dengan sundulannya. Meskipun bola meluncur ke tengah gawang, kiper Manchester City gagal meredamnya.
Enam menit berselang, kejutan Al-Hilal makin menjadi. Kini mereka berbalik unggul 2-1 melalui gol Malcolm dari sebuah serangan balik.
Joao Cancelo, pemain asal Portugal, mengirim umpan cerdas ke arah Malcolm. Dia melangkah maju ke garis kotak penalti dan melepaskan tendangan keras ke pojok kanan gawang.
Semenit setelah itu, Ilkay Gundogan meninggalkan lapangan, memberi kesempatan bagi Rodri bermain. Begitu pula, Josko Gvardiol keluar digantikan Nathan Ake, sementara Matheus Nunes digantikan Manuel Akanji.
Pergantian pemain itu membawa berkah bagi Manchester City. Dua menit setelah itu, Erling Haaland menyamakan kedudukan. Dia berada di psosi yang tepat memanfaatkan bola muntah di kotak penalti.
Tapi, setelah itu tak ada lagi peluang bagus bagi kedua tim untuk mencetak gol. Waktu normal 90 menit pun berakhir 2-2.
Memasuki perpanjangan waktu, Al-Hilal kembali menghadirkan kejutan. Mereka lagi-lagi unggul 3-2 hanya empat menit setelah pertandingan.
Kalidou Koulibaly mencetak gol tersebut. Dia melompat untuk menyambut umpan tendangan sudut dan melepaskan sundulan menyerupai peluru ke gawang Manchester City.
Dalam masa krusial itu, Pep Guardiola kembali melakukan pergantian pemain. Rodri ditarik lagi keluar lapangan pada menit ke-100, digantikan Phil Foden.
Hanya empat menit setelah masuk lapangan, Phil Foden menyamakan kedudukan. Dia menyambut umpan Rayan Cherki di kotak penalti dan melepaskan tembakan akurat ke kanan gawang.
Tapi, di menit ke-113, Al-Hilal kembali unggul. Marcos Leonardo mencetak gol keduanya. Kali ini memanfaatkan bola muntah di pertahanan lawan. Itulah gol penentu lolosnya Al-Hilal ke perempat final. (*)
Editor : Zulfirman


