Kekeringan, Pemprov Jabar Optimistis Produksi Padi Tetap Tembus 10 Juta Ton
Meski kekeringan meluas, Pemprov Jabar masih optimistis target produksi padi tahun ini dapat dipertahankan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Meski kekeringan meluas, Pemprov Jabar masih optimistis target produksi padi tahun ini dapat dipertahankan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jabar Yanti Hidyatun Zakiah mengatakan, pihaknya memperkirakan perubahan musim mulai terjadi pada Oktober 2026 seiring meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah.
"Memerhatikan kondisi dalam beberapa minggu terakhir, serta informasi BMKG bahwa di Jabar bagian tengah pada bulan Oktober sudah mulai turun hujan hampir merata, kami optimistis bahwa mulai bulan Oktober akan terjadi perubahan musim sehingga proyeksi produksi padi tahun 2026 dapat dipertahankan pada angka 10 juta ton GKG atau menurun sekitar 200 ribu ton dibanding tahun 2025,” ucap Yanti, Kamis (1/10/2026).
Dia menambahkan, dampak kekeringan tidak hanya memicu penurunan produktivitas tanaman yang sudah tumbuh, tetapi juga menyebabkan tertundanya penanaman baru karena terbatasnya pasokan air.
Guna mengurangi dampak tersebut, pemerintah melakukan berbagai langkah mitigasi bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya normalisasi dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan jaringan irigasi air tanah, penyediaan pompa air, sistem gilir giring distribusi air, penyelamatan tanaman yang sudah ada, penundaan tanam di daerah tertentu, sosialisasi budidaya hemat air, hingga koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk bantuan benih bagi petani terdampak bencana.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menekan potensi kerugian petani, sekaligus menjaga stabilitas produksi padi Jabar di tengah ancaman kekeringan yang masih berlangsung.
Editor : Doni Ramdhani

