Kelangkaan BBM di Bali Tak akan Terjadi lagi, Pertamina: Kami Berjanji Berkomitmen

Pertamina berjanji dan berkomitmen kelangkaan BBM di Bali tidak akan pernah terjadi lagi.

Kelangkaan BBM di Bali Tak akan Terjadi lagi, Pertamina: Kami Berjanji Berkomitmen
Antre pengisian BBM di SPBU.

INILAHKORAN, Bandung - Kelangkataan bahan bakar minyak (BBM) di Bali beberapa hari lalu sempat menghebohkan jagat media sosial.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri berjanji kelangkaan BBM di Bali selama beberapa hari terakhir tidak akan terjadi lagi setelah antrean panjang kini sudah tertangani.

“Kami berjanji dan berkomitmen bahwa kejadian ini tidak akan terulang di kemudian hari,” tutur Dirut Pertamina.

Simon kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas kendala pasokan dan distribusi BBM yang dihadapi selama beberapa hari terakhir.

“Saya atas nama Pertamina Grup sebagai Direktur Utama dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ucap Simon.

Simon juga mengucapkan terima kasih atas kesabaran masyarakat Bali serta kerja sama dan dukungan seluruh pihak di Bali meliputi Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana hingga instansi terkait lainnya.

Gubernur Bali Wayan Koster sebelumnya memberi arahan yang kemudian diterapkan terkait kebijakan ganjil genap nomor polisi untuk pembelian BBM Pertalite pada 17-19 Oktober 2026.

Koster kemudian memperpanjang kebijakan itu hingga 23 Oktober 2026 dan akan terus dievaluasi.

Sedangkan kepolisian dan TNI membantu pengamanan, membantu mengurai antrean hingga tenaga perbantuan untuk operator SPBU dan pengendara mobil tangki BBM.

Hingga saat ini antrean pembelian BBM di sejumlah SPBU di Bali sudah berkurang signifikan. Bahkan di Denpasar dan Kabupaten Badung sudah kembali normal.***


Editor : Irma Nurfajri