Kemacetan Jadi Sorotan Anggota Dewan Kota Bandung
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung dari Fraksi Partai Gerindra Ade Supriadi mengomentari satu tahun kepemimpinan Oded M Danial dan Yana Mulyana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dari Fraksi Partai Gerindra Ade Supriadi menyatakan, satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana belum terlaksana secara menyeluruh, salah satunya kemacetan.
"Selain diklaim sebagai prestasi, rupanya ada juga kebijakan yang menuai polemik di masyarakat," ujar Ade pada Senin (23/9/2019).
Dia mengatakan, penataan transportasi dan angkutan umum memang menjadi salah satu prioritas yang harus diselesaikan Wali Kota Bandung, sebab amanat itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung.
"Ada pembangunan yang sudah berjalan seperti infrastruktur dan juga yang tengah berproses, seperti pembangunan RSKIA Kota Bandung, Co-Working Space, dan Youth Space serta pembangunan taman kota, tapi ada juga yang belum tuntas. Misalnya kemacetan dan penataan pedagang kaki lima," ucap Ade.
Dia menilai, untuk program-program yang dijalankan itu masih ada yang belum matang dan terkesan belum memiliki visi dan misi yang jelas. Sebagai contoh, penerapan uji coba rekayasa lalu lintas Jalan Sukajadi, Jalan Cipaganti, dan jalan lainnya.
"Harusnya (Wali Kota Bandung Oded M Danial) dapat menginstruksikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menjawab permasalahan di lapangan. Saya rasa, tidak semua program bisa terselesaikan sesuai dengan RPJMD dan janji politiknya," pungkasnya. (Okky Adiana)
Editor : suroprapanca

