Kembali, 5 Kematian Warnai Penyebaran Kasus Harian Covid 19 di Kabupaten Garut
Lagi, 5 pasien Covid 19 di Kabupaten Garut meninggal dunia. Kasus harian positif harian pun terus bertambah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut- Untuk sekian kalinya, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut diwarnai kematian.
Sebanyak lima pasien positif Covid 19 asal lima kecamatan di Garut meninggal dunia di tengah bertambahnya volume harian kasus konfirmasi positif sebanyak 143 orang, Kamis 10 Maret 2022.
Yang memprihatinkan, salah satunya dari pasien meninggal itu balita laki-laki baru berusia sembilan bulan asal Kecamatan Kadungora.
Baca Juga: Diam-diam Robert Alberts Hitung Waktu Recovery Tim Liga 1, Ternyata Persib Paling Minim...
Sehingga di 2022 ini, pasien positif Covid 19 meninggal dari kalangan balita di Garut bertambah menjadi sebanyak tiga kasus.
Dua balita sebelumnya yaitu laki-laki (KC-27387) berusia dua hari asal Kecamatan Cilawu, dan perempuan (KC-28947 A) berusia tujuh bulan asal Kecamatan Bungbulang.
Berdasarkan keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, Jumat 11 November 2022, selengkapnya lima pasien meninggal yakni perempuan (KC-29708) berusia 20 tahun asal Kecamatan Bayongbong dengan riwayat belum divaksin Covid-19.
Baca Juga: Kakao Klarifikasi Kabar Telah Mengakuisisi Saham Lee Soo Man di SM Entertainment
Kemudian laki-laki (KC-29574) berusia 56 tahun asal Kecamatan Cibatu dengan riwayat baru divaksin dosis 1.
Lalu, perempuan (KC-29727) berusia 79 asal Kecamatan Cikajang dengan riwayat sudah divaksin lengkap dosis 2, laki-laki (KC-29766) berusia sembilan bulan asal Kecamatan Kadungora dengan riwayat belum divaksin.
Terakhir, laki-laki (KC-29443) berusia 60 tahun asal Kecamatan Karangpawitan dengan riwayat belum divaksin.
Baca Juga: Puluhan Sampel Swab Tes Dikirim ke Labkesda Jabar, Dinkes Cimahi Minta Hal Ini
Dengan demikian, akumulasi pasien positif Covid 19 meninggal dalam rentang 1 Januari hingga 10 Maret 2022 bertambah menjadi sebanyak 55 orang.
Atau menjadi sebanyak 1.227 orang sejak kasus Covid-19 kali pertama terdeteksi di Garut pada 2020.
Akumulasi pasien positif Covid-19 sendiri sejak kasus Covid 19 kali pertama terdeteksi di Garut hingga kini bertambah menjadi sebanyak 29.839 dengan bertambahnya volume harian kasus baru konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 143 orang.
Baca Juga: Puluhan Sampel Swab Tes Dikirim ke Labkesda Jabar, Dinkes Cimahi Minta Hal Ini
Begitupun akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid 19 pada periode sama bertambah menjadi sebanyak 27.156 orang, dengan adanya penambahan sebanyak 79 pasien positif dinyatakan selesai masa pemantauan isolasinya.
Dari perkembangan tersebut, jumlah kasus aktif Covid 19 di Garut kini menjadi sebanyak 1.456 orang. Sebanyak 173 orang di antaranya masih dalam isolasi perawatan rumah sakit dan sebanyak 1.283 orang lainnya menjalani isolasi perawatan mandiri.
Baca Juga: Ternyata, Pelaku Tega Bacok Kiai Farid Ashr Waddahr di Indramayu karena Beda Pemahaman
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan akumulasi pasien meninggal dunia.***(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran

