Kemenag KBB Masih Menunggu Juknis Soal Jamaah Indonesia sudah Diperbolehkan Umroh

ementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat yang kini tengah menunggu Pentunjuk Teknis (Juknis) dari pemerintah pusat

Kemenag KBB Masih Menunggu Juknis Soal  Jamaah Indonesia sudah Diperbolehkan Umroh
Pemerintah Arab Perbolehkan Umroh bagi Jamaah Indonesia,
INILAH, Ngamprah - Notifikasi diplomatik yang dikeluarkan pemerintah Arab kepada pemerintah Indonesia terkait perizinan jamaah asal Indonesia melaksanakan ibadah umroh mendapat respon positif dari Kementerian Agama (Kemenag) di sejumlah daerah.

Salah satunya, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat yang kini tengah menunggu Pentunjuk Teknis (Juknis) dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan umrah di masa pandemi Covid-19.

Kepala Kemenag KBB, Ahmad Sanukri mengatakan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Agama (Kemenag) dan Kemenangan Kesehatan (Kemenkes) saat ini tengah menyiapkan teknis pelaksanaan ibadah umroh tersebut.
 
Baca Juga: Duh, Biaya Umroh Naik hingga 40 Persen karena Pandemi Covid-19

"Saat ini sedang dibentuk tim teknis yang terdiri dari tiga kementerian untuk menyiapkan tehnisnya seperti apa. Misalnya, ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Arab Saudi penanganan seperti apa kan harus jelas," katanya, saat dihubungi, Selasa 12 Oktober 2021.

Menurutnya, dengan adanya informasi diperbolehkannya ibadah umroh tersebut para penyelenggara umroh belum memulai aktivitasnya.

"Kita saat ini sedang menunggu juknis dari pemerintah pusat," ujarnya.
 
Baca Juga: Pemberangkatan Umroh, Pemerintah Tunggu  Izin Kerajaan Arab Saudi

Ia meminta, kepada masyarakat untuk memanfaatkan peluang ibadah umroh tersebut, serta dapat menyikapi kebijakan tersebut secara bijaksana.

"Artinya menunggu arahan dari pemerintah pusat. Tetap jaga protokol kesehatan Covid-19 agar kesehatan kita semua tetap terjaga dengan baik," ucapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan jasa perjalanan umroh yang terpercaya. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
 
Baca Juga: Batal Umroh, Aa Gym: Tak Perlu Malu ke Manusia

"Harus dipastikan di sananya nanti tinggal di hotel mana, tiket pulang perginya seperti apa dan yang lainnya," ujarnya.

"Intinya bagi jamaah umroh Bandung Barat untuk lebih selektif dan hati-hati dalam memilih penyelenggara umroh atau datang langsung ke Kemenag," tandasnya. *** (Agus Satia Negara)
 
 
 


Editor : inilahkoran