Kemendikbud Dorong Pemerintah Daerah Miliki Pokja Pendidikan Keluarga
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong agar pemerintah daerah memiliki kelompok kerja (pokja) pendidikan keluarga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong agar pemerintah daerah memiliki kelompok kerja (pokja) pendidikan keluarga.
"Pendidikan keluarga bukan hanya tanggung jawab Kemendikbud. Ada tujuh kementerian dan lembaga yang terlibat seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Bappenas dan lainnya. Juga termasuk pemerintah daerah," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) Kemendikbud Harris Iskandar di Jakarta, Kamis.
Saat ini baru 314 kabupaten/kota yang memiliki pokja pendidikan keluarga. Pihaknya terus mendorong agar kabupaten/kota memiliki pokja pendidikan keluarga.
"Bagi daerah yang belum memiliki pokja, kita dekati secara personal. Hal ini dikarenakan pendidikan keluarga memerankan peranan penting bagi kesuksesan seorang anak," tambahnya.
Dia juga menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan keluarga tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Pendidikan keluarga ini harus relevan dengan perkembangan zaman. Ini yang menjadi tugas kita bersama dalam mencari pola pengasuhan yang baik dan relevan bagi anak," sebut dia.
Kemendikbud memberikan penghargaan bagi tokoh PAUD dan Pendidikan Keluarga di Jakarta, Rabu malam. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi para tokoh akan pendidikan keluarga dan juga PAUD. (antara)
Editor : suroprapanca

