Kementerian PKP akan Renovasi Puluhan Ribu Rumah di Jawa Barat dalam Program Rutilahu

Dalam program Rutilahu ini, Pemprov Jabar dan Kementerian PKP akan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat.

Kementerian PKP akan Renovasi Puluhan Ribu Rumah di Jawa Barat dalam Program Rutilahu
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Menteri PKP Maruarar Sirait.

INILAHKORAN, Bandung - Di bulan April 2026 ini, Pemerintah Provinsi (Pempeov) Jawa Barat (Jabar) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) akan mulai menjalani program rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Di mana Jawa Barat akan menjadi pelopor program Rutilahu dengan warga bisa mendaftarkan sendiri rumah mereka untuk menyebarkannya melalui aplikasi khusus.

Pemprov Jabar dan Kemeterian PKP saat ini tengah menyiapkan aplikasi untuk program Rutilahu tersebut.

Nanti ada aplikasinya, sebentar lagi akan kami siapkan, kerjasama Pemprov Jabar dengan Kemeterian PKP, kata Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, melalui unggahan video Instagram terbarunya.

Dalam program Rutilahu ini, Kementerian PKP akan merenovasi puluhan ribu rumah warga di Jawa Barat yang tidak layak huni.

“Ada puluhan ribu rumah di Jawa Barat yang akan melonjak dalam waktu yang tidak terlalu lama ini. Mulai April kita harus sudah bisa mulai,” jelas Menteri PKP, Maruarar Sirait.

Maruar Sirait menjelaskan bahwa program Rutilahu ini juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga di Jawa Barat.

“Membantu geraka ekonomi, karena 1 rumah yang rekreasi itu pekerjanya minimal 3 orang, jadi membuka lapangan pekerjaan baru, warung juga akan jadi rame, toko matrial rame, supir truk juga,” tutur Maruar Sirait.

“Itu terobosan yang luar biasa, memberikan akses kepada rakyat seluas-luasnya, selama mengikuti aturan,” tambahnya.

Gubernur Jabar juga mengungkapkan syarat untuk mendaftarkan rumah yang ingin memicu dalam program Rutilahu.

"Satu, rumahnya ada milik orang tidak punya. Dua tanahnya tidak bermasalah, tanahnya sendiri bukan milik kebun orang lain," terang Dedi Mulyadi.***


Editor : Irma Nurfajri