Kemhan Evaluasi Seleksi ASN Peserta Komcad Usai Ada yang Meninggal

Kemhan akan mengevaluasi seleksi ASN peserta Komcad setelah seorang peserta, Vanreko Varkas Bagaskara, meninggal saat menjalani pendidikan.

Kemhan Evaluasi Seleksi ASN Peserta Komcad Usai Ada yang Meninggal
Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026). Antara

INILAHKORAN.ID - Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan mengevaluasi sistem seleksi aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) setelah seorang peserta meninggal dunia saat menjalani pendidikan.

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan, evaluasi akan dilakukan terhadap seluruh mekanisme dan tahapan seleksi peserta Komcad.

"Semuanya (sistem seleksi) akan dievaluasi. Semua mekanisme kan, semua kan lewat seleksi dan tahapan-tahapan yang ada," kata Gabriel saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2026).

Menurut Gabriel, evaluasi diperlukan untuk memastikan para ASN yang mengikuti pendidikan Komcad telah melalui proses seleksi yang memadai, khususnya pemeriksaan kesehatan.

Ia berharap proses seleksi yang lebih ketat dapat memastikan peserta yang dinyatakan lolos berada dalam kondisi yang siap mengikuti seluruh rangkaian pendidikan Komcad.

Kendati demikian, Gabriel belum menjelaskan secara rinci tahapan seleksi maupun pelatihan yang akan dievaluasi oleh pihaknya.

Pada kesempatan yang sama, ANTARA sempat meminta tanggapan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terkait meninggalnya seorang ASN saat mengikuti pendidikan Komcad. Namun, Sjafrie tidak memberikan komentar mengenai hal tersebut.

Sebelumnya, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan ucapan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya, @teukuriefky, yang diunggah pada Senin (28/9/2026).

Dalam unggahan tersebut disebutkan ASN yang meninggal dunia bernama Vanreko Varkas Bagaskara. Namun, unggahan Teuku Riefky tidak menjelaskan secara rinci penyebab meninggalnya Vanreko.

Teuku Riefky menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses penerimaan jenazah hingga pemakaman.


Editor : Ahmad Sayuti