Kemhan Dorong Tenaga Ahli di Jabar Perkuat Pertahanan Negara Lewat Profesi

Kemhan mendorong tenaga ahli dan profesional di Jawa Barat memperkuat pertahanan negara melalui kompetensi, profesi, dan pengabdian sebagai wujud bela negara

Kemhan Dorong Tenaga Ahli di Jabar Perkuat Pertahanan Negara Lewat Profesi
Direktur SDM Potensi Pertahanan Kemenhan Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja

INILAHKORAN.ID - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mendorong tenaga ahli dari berbagai bidang profesi di Jawa Barat, ikut berkontribusi memperkuat pertahanan negara. bela negara dinilai bukan hanya berkaitan dengan kewajiban militer. Tetapi juga dapat diwujudkan melalui kompetensi, dan pengabdian sesuai profesi masing-masing.

Direktur SDM Potensi Pertahanan Kemenhan Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja mengatakan, perkembangan lingkungan strategis membuat ancaman terhadap kepentingan nasional tidak hanya datang dalam bentuk militer. Kondisi itu, membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa sesuai kapasitas masing-masing.

“Pembangunan kesadaran bela negara merupakan investasi strategis bangsa. bela negara bukan sekadar kewajiban konstitusional, tetapi menjadi karakter, budaya dan semangat kolektif seluruh anak bangsa dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Yoga Raharja, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, pembinaan tenaga ahli menjadi salah satu langkah strategis dalam mengoptimalkan sumber daya manusia nasional. Kompetensi yang dimiliki masyarakat dari berbagai latar belakang, dapat didayagunakan mendukung kepentingan pertahanan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dia menilai Jawa Barat memiliki potensi besar karena dihuni berbagai komunitas profesi, akademisi, profesional dan unsur masyarakat dengan kemampuan di berbagai bidang.

“Setiap warga negara memiliki ruang memberikan kontribusi sesuai kapasitas dan profesinya. Tenaga kesehatan, akademisi, aparatur pemerintahan, profesional, pelaku usaha maupun berbagai profesi lainnya dapat mengambil peran dalam memperkuat ketahanan nasional,” ucapnya.

Yoga juga mengingatkan, bela negara perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap itu dapat terlihat melalui disiplin, kepatuhan terhadap hukum, menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan kompetensi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

"bela negara tidak berhenti pada kewajiban formal. Nilai itu mencakup cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila, rela berkorban bagi bangsa dan negara dan memiliki kemampuan awal bela negara," ujar dia.

Dengan pendekatan itu, kontribusi terhadap pertahanan negara dapat dilakukan melalui banyak bidang. Keahlian dan profesi masyarakat, menjadi bagian dari potensi nasional yang dapat diperkuat dan didayagunakan dalam menjaga ketahanan serta kepentingan negara.

Foto istimewa : Brigjen TNI R Yoga Raharja menyampaikan pentingnya peran tenaga ahli dari berbagai profesi dalam memperkuat pertahanan negara saat sosialisasi bela negara di Kota Bandung.


Editor : Ahmad Sayuti