Kenaikan Dolar Tekan Daya Beli, Penerbangan Langsung Diandalkan Dongkrak Wisatawan
Para pengusaha wisata di Lembang berharap adanya penerbangan langsung bisa mendongkrak kunjungan wisatawan asing
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang menembus Rp17.900 serta lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai terasa dampaknya terhadap sektor pariwisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Salah satunya di objek wisata Floating Market Lembang yang mencatat minat kunjungan masih terjaga, meski daya beli wisatawan mulai terlihat lebih berhati-hati dibandingkan periode-periode sebelumnya.
"Dampak yang lebih nyata justru dirasakan dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara yang kini semakin berhati-hati dalam merencanakan perjalanan," kata Public Relations Floating Market Lembang, Intania Setiati, Senin (6/7/2026).
Intania menyebutkan, kehadiran penerbangan langsung dari Malaysia dan Singapura ke Bandung dinilai menjadi solusi strategis untuk menekan biaya perjalanan sekaligus mempersingkat waktu tempuh.
Pihaknya berharap, hal tersebut dapat mengimbangi dampak tingginya nilai tukar mata uang asing, sehingga wisatawan dari negara tetangga tetap memilih Jawa Barat sebagai destinasi utama tanpa harus melalui transit di Jakarta yang menambah biaya dan waktu.
"Kami sangat mendukung rute penerbangan langsung tersebut karena berpotensi besar meningkatkan kunjungan wisatawan asing. Namun saat ini dampaknya belum terasa secara signifikan, sebagian besar wisatawan dari Malaysia dan Singapura masih melanjutkan perjalanan menggunakan bus dari Jakarta," sambungnya.
Untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan asing, lanjut Intania, sejumlah destinasi wisata unggulan di Lembang menerapkan kebijakan khusus, di mana pemegang tiket bus atau boarding pass perjalanan ke Bandung berhak mendapatkan akses masuk gratis ke lokasi wisata, dengan masa berlaku hingga tiga hari setelah tanggal perjalanan.
"Kebijakan ini berlaku untuk Floating Market Lembang, Farmhouse Lembang, serta The Great Asia Africa (TGAA). Kami berharap kombinasi kemudahan akses dan insentif ini mampu menjaga arus kunjungan wisatawan asing meskipun kondisi ekonomi global sedang bergejolak," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

