Kendaraan Masuk Kota Bandung Capai Setengah Juta, Cibiru Paling Padat

Dishub Kota Bandung mencatat pada 23 Maret 2026 jumlah kendaraan yang masuk mencapai 499.633 unit. Sementara kendaraan yang keluar sebanyak 356.251 unit.

Kendaraan Masuk Kota Bandung Capai Setengah Juta, Cibiru Paling Padat
Kendaraan memadati kawasan Cibiru, pintu masuk paling sibuk dengan lebih dari 104 ribu kendaraan. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Kota Bandung kembali menjadi magnet bagi wisatawan pada masa liburan. Dishub Kota Bandung mencatat pada 23 Maret 2026 jumlah kendaraan yang masuk mencapai 499.633 unit. Sementara kendaraan yang keluar sebanyak 356.251 unit.

Selisih lebih dari 143 ribu kendaraan, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Kota Bandung.

Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi menegaskan, beberapa pintu tol mencatat lonjakan signifikan. 

“Exit tol Pasteur dan Summarecon tetap menjadi gerbang utama dari arah Jakarta, tetapi arus dari timur melalui Cibiru kini mendominasi. Pintu masuk Cibiru mencatat lebih dari 104 ribu kendaraan,” kata Rasdian, Rabu 25 Maret 2026.

Menurutnya, rincian data menunjukkan pintu masuk Cibiru menjadi yang paling padat dengan 104.285 kendaraan masuk dan 60.976 keluar. 
Gerbang tol Buah Batu menyusul dengan 71.299 kendaraan masuk dan 37.880 keluar, Pasteur mencatat 52.084 kendaraan masuk dan 24.316 keluar, Kopo 48.603 masuk dan 12.402 keluar, serta Pasir Koja 33.529 masuk dan 14.403 keluar.

Rasdian menambahkan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur reguler untuk mengantisipasi kepadatan. 

“Kami melakukan pengaturan di bundaran Cibiru, jalur selatan seperti Muhammad Toha dan Kopo dan jalur Utara dari arah Lembang. Tujuannya agar distribusi kendaraan lebih merata, dan tidak menumpuk di satu titik,” ucapnya.

Selain tantangan lalu lintas, lonjakan kendaraan juga membawa dampak positif bagi perekonomian kota. 

“Kondisi ini memang menjadi tantangan, tapi sekaligus peluang bagi Kota Bandung untuk menunjukkan kesiapan dalam mengelola arus wisatawan. Dengan lebih banyak orang datang, aktivitas ekonomi dan pariwisata tentu meningkat,” ujar dia.  

Dengan arus kendaraan masuk yang jauh lebih besar dibanding keluar, Kota Bandung ditambahkannya diperkirakan akan terus menjadi destinasi favorit selama masa liburan. 

"Kami berharap masyarakat tetap tertib berlalu lintas agar perjalanan di Kota Bandung tetap aman dan nyaman," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani