Kepala SMP Darul Hikam: Rasulullah Sebagai Teladan Siswa
SMP Darul Hikam menggelar kegiatan Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema 'Pemuda Pendobrak dan Pemimpin Peradaban Muslim Masa Depan' melalui aplikasi zoom, Selasa (27/10/2020).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - SMP Darul Hikam menggelar kegiatan Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema 'Pemuda Pendobrak dan Pemimpin Peradaban Muslim Masa Depan' melalui aplikasi zoom, Selasa (27/10/2020).
Ada 400 siswa yang mengikuti kegiatan ini,karena memang wajib. Meskipun pembelajaran jarak jauh (PJJ), kegiatan-kegiatan yang dilakukan sejak apel pagi. Mereka belajar di rumah terpantau sangat ketat sampai jam satu siang, apalagi hari besar seperti sekarang ini.
"Namun kita tidak hanya sekadar mengingat sebuah momentum masa lalu yang kita peringati, tapi kita ingin membaharukan sumpah pemuda dan menjadikan Rasulullah sebagai teladan," ujar Kepala SMP Darul Hikam Luqman Amin.
Dia mengatakan, anak-anak harus mengikuti Rasulullah. Dimana anak-anak seusia mereka, banyak yang krisis terhadap tauladan, krisis terhadap dari ahlak dari para senior yang bisa dicontoh.
Sebagai contah Luqman menjelaskan, sesuatu yang viral di media sosial seperti Youtobe adalah hal yang tidak pas untuk mereka ikuti sebagai tauladan. Pada akhirnya, sebagai institusi pendidikan harus memberikan alternatif yang lain, tat kala budaya pop sekarang menawarkan keteladanan yang sedikit tidak pas dengan pandangannya. Sehingga dirinya harus memberikan warna lain, salah satunya adalah rasullah sebagai panutan.
"Kita sebagai sekolah sekolah Islam dan juga dibaluri oleh semangat sumpah pemuda yang digulirkan 92 tahun yang lalu, rasanya pas untuk kita memperingati Maulid Nabi dengan keteladanan rasull pada saat muda dan disampaikan oleh anak muda yang sedang berjuang untuk menyampaikan dengan mimpi-mimpinya," papar Luqman.
Sementara itu, Wakasek Kesiswaan Darul Hikam Danis Wijaksana menambahkan, biasanya kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya menghadirkan pemateri atau pembicara, karena kegiatannya secara online, mungkin ada keterbatasan, sehingga dirinya membawa guru tamu yang bisa memberikan kata-kata motivasi semangat kepada anak-anak, terutama untuk mengingatkan terkait bahwa mereka selain sebagai pelajar, mereka juga punya tugas sebagai generasi Islam untuk berkualitas dimasa yang akan datang.
"Apalagi misalkan kalau kita melihat dalam fenomena sekarang ini di negara kita, banyak sekali yang berupaya untuk melemahkan karakter bangsa ini, salah satunya adalah tentang agama itu sendiri. Bagaimana kita menguatkan disitu, supaya kita tetap tersadarkan dalam bentuk tantangan apapun, anak-anak bisa survive," paparnya. (Okky Adiana)
Editor : Doni Ramdhani

