Kerusakan di Kota Bandung Pasca Aksi Unjuk Rasa

Sisa-sisa batu yang digunakan dalam aksi pelemparan terlihat memenuhi berbagai ruas jalan tempat berlangsungnya unjuk rasa.

Kerusakan di Kota Bandung Pasca Aksi Unjuk Rasa
Kerusakan di Kota Bandung Pasca Aksi Unjuk Rasa

INILAHKORAN, Bandung – Demonstrasi yang berlangsung di Kota Bandung sejak Jumat (29/8) siang hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan jalan. Sisa-sisa batu yang digunakan dalam aksi pelemparan terlihat memenuhi berbagai ruas jalan tempat berlangsungnya unjuk rasa.

Pihak berwenang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Bandung segera turun tangan untuk membersihkan sisa-sisa tersebut. Sebanyak 14 unit kendaraan pemadam kebakaran, termasuk mobil tangki, dikerahkan untuk membantu proses pembersihan.

Petugas menyisir beberapa lokasi terdampak, termasuk area sekitar Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro yang menghubungkan Gedung Sate hingga Simpang Tiga Diponegoro.

Pembersihan juga dilakukan di Taman Cikapayang di bawah Flyover Cikapayang, median jalan di sekitar Perempatan Dago, dan beberapa ruas jalan yang dipenuhi dengan material bekas pembakaran.

Beberapa bangunan turut terdampak akibat aksi tersebut, antara lain Mes MPR RI di Jalan Diponegoro, Rumah Makan Sambara, Gedung Bank yang berada di kawasan Dago–Sulanjana, serta dua rumah di Jalan Gempolsari, Kelurahan Citarum.

Dalam insiden tersebut, tiga anggota polisi wanita dilaporkan terluka akibat terkena lemparan benda keras dari para demonstran di area Polda Jabar. Dua di antaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Kami mencatat ada tiga orang yang terluka, dua di antaranya dibawa ke RS Sartika Sihih untuk mendapatkan jahitan akibat terkena lemparan batu,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, kepada wartawan.

Aksi protes ini terbagi menjadi dua titik utama: pertama di kawasan Jalan Diponegoro, meliputi Gedung DPRD Jabar dan Gedung Sate, dan kedua di Markas Polda Jabar.


Editor : Firda Rachmawati