Ketua DPRD Kab Bandung: Penanganan Sampah masih Ego Sektoral
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto bersama elemen masyarakat membahas penanganan sampah. Karena hingga saat ini, persoalan sampah menjadi salah satu hal yang menjadi masalah krusial, sehingga perlu penanganan yang komprehensif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang- Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto bersama elemen masyarakat membahas penanganan sampah. Karena hingga saat ini, persoalan sampah menjadi salah satu hal yang menjadi masalah krusial, sehingga perlu penanganan yang komprehensif.
“penanganan sampah ini harus dilakukan secara komprehensif. Lebih terstruktur, sistematis, dan masif. Artinya, penanganan sampah ini tidak boleh ego sektoral,” kata Sugianto, Senin 29 April 2024.
Dikatakan Sugianto, jika semua pihak aktif menyoroti sampah ini menjadi masalah bersama, maka akan lahir sebuah solusi. Sebab, jika merunut soal regulasi penanganan sampah, hal itu sudah ada payung hukumnya, baik di nasional maupun daerah.
Dengan demikian, lanjut Sugianto, implementasi penanganan sampah di Kabupaten Bandung ini tinggal kesadaran semua pihak. Persoalan sampah ini, katanya, bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan semua pihak.
Adapun adanya inovasi elemen masyarakat yang mengembangkan sistem pengolahan sampah, perlu juga mendapat dukungan pemerintah. Dengan optimalisasi sistem pengolahan sampah ini, maka ia optimistis mampu mengurangi bahkan menghilangkan timbulan sampah di Kabupaten Bandung.
“Solusi persoalan sampah ini, perlu juga ada dukungan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Dinas lingkungan hidup perlu lebih masif melakukan edukasi dan sosialisasi penanganan sampah ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, tumpukan sampah yang banyak tersebar di beberapa lokasi, terus menghantui Kabupaten Bandung. Namun sayangnya, hal itu pun belum ada upaya solutif dari Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mengelola sebaran sampah tersebut.
Pegiat lingkungan Jaga Lembur Kabupaten Bandung, Okta Prianto mengatakan, persoalan tumpukan sampah ini memang menjadi tanggung jawab semua pihak. Namun, ia menyayangkan, Pemerinrah Kabupaten Bandung belum bisa memberikan solusi nyata penanganan sampah yang terus terjadi. Ia menilai, pemerintah daerahc seolah enggan melibatkan pegiat lingkungan mengelola sampah di Kabupaten Bandung. Hingga saat ini, upaya pemerintah hanya sebatas angkut dan buang sampah ke tempat pembuangan akhir sampah.
Padahal, lanjut Okra, jika pemerintah mau menggandeng pegiat lingkungan, ia optimistis persoalan tumpukan sampah di Kabupaten Bandung akan cepat teratasi. Sebab, tidak sedikit pegiat lingkungan yang memiliki sistem pengelolaan sampah. Namun hal itu masih kurang optimal lantaran belum ada dukungan regulasi dari pemerintah daerah.
“Saya menilai penanganan sampah di Kabupaten Bandung masih ego sektoral. Belum ada keinginan pemerintah melibatkan elemen masyarakat dalam pengelolaan sampah ini. Hal itu terlihat upaya penanganan sampah selama ini hanya sebatas angkut dan buang saja," ujarnya.(rd dani r nugraha)
Editor : JakaPermana

