Lima TPS di Kota Bandung Jadi Fokus Penanganan Sampah, Ini Daftarnya

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah TPS yang mengalami penumpukan, termasuk di Pasar Ciwastra

Lima TPS di Kota Bandung Jadi Fokus Penanganan Sampah, Ini Daftarnya
Ilustrasi

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah TPS yang mengalami penumpukan, termasuk di Pasar Ciwastra akibat keterbatasan akses pembuangan ke TPA.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto mengatakan, terdapat lima TPS yang menjadi fokus utama Pemkot Bandung dalam hal penanganan operasi pengangkutan sampah kali ini.

“Kita ada lima yang jadi target utama, lima TPS yaitu TPS Ciwastra yang kemarin dibereskan bersama pak gubernur, TPS Batununggal, TPS Cibaduyut, TPS Dago dan TPS Babakan Siliwangi,” kata Darto, Sabtu (30/5/2026).

Dia menjelaskan, kelima TPS tersebut diprioritaskan karena mengalami akumulasi sampah akibat keterbatasan pengangkutan dalam beberapa waktu terakhir. Proses pengangkutan, dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas armada dan akses ke TPA yang juga memiliki batas waktu operasional.

“TPA itu tutup jam 6 sore. Sementara dari Ciwastra ke TPA juga butuh waktu,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu titik yang saat ini ditangani adalah TPS Pasar Ciwastra dengan total timbunan sekitar 560 ton sampah. Untuk penanganannya, pihaknya mengerahkan 21 truk dalam tahap awal pengangkutan.

“Kemarin baru 21 truk, berarti yang sudah terangkut 360 meter kubik atau 257 ton,” ujar dia.

Menurut Darto, pengangkutan tidak bisa dilakukan sekaligus dalam satu hari meski secara teknis memungkinkan. Sebabnya harus menyesuaikan kuota pembuangan ke TPA, dan pembagian akses dengan wilayah lain di Bandung Raya.

Dia menegaskan, proses pembersihan TPS dilakukan secara bergiliran dan terjadwal agar tidak mengganggu sistem pengangkutan secara keseluruhan.

"Terkait target penyelesaian, kami memperkirakan proses pengangkutan di lima TPS tersebut akan berlangsung hingga sekitar satu bulan ke depan karena adanya keterbatasan kuota dan akses pembuangan sampah di wilayah Bandung Raya," tandasnya.***


Editor : JakaPermana