Ketua DPRD Kabupaten Bandung Kawal Agar Proyek SPAM Pacet Tak Rugikan Masyarakat

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan akan terus mengawal proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pacet oleh PDAM Tirta Raharja agar tidak merugikan masyarakat. DPRD juga akan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan PT Moya, PT ABT, dan instansi terkait untuk memberikan penjelasan terbuka kepada warga.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Kawal Agar Proyek SPAM Pacet Tak Rugikan Masyarakat
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan pihaknya akan terus mengawal rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja agar tidak merugikan masyarakat

INILAHKORAN.ID,Soreang - Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan pihaknya akan terus mengawal rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja agar tidak merugikan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Renie saat menerima audiensi Paguyuban Rahayu yang menyampaikan keluhan terkait rencana pembangunan SPAM yang bersumber dari Sungai Citarum, Jumat 29 Agustus 2025.

Renie menjelaskan, masyarakat mengkhawatirkan pembangunan SPAM di Kecamatan Pacet dapat menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar. Karena itu, Paguyuban Rahayu menilai perlu adanya penjelasan lebih detail mengenai proyek tersebut.

"Hasil pertemuan secara prinsip kami di DPRD memahami keresahan masyarakat. Karena itu, dalam waktu dekat kami akan menggagendakan pertemuan lanjutan dengan menghadirkan PDAM Tirta Raharja bersama para operator, yakni PT Moya, PT ABT, serta instansi terkait lainnya. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang jelas dan terbuka," ungkapnya.

Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Bandung akan berupaya mencari jadwal yang tepat agar seluruh pemangku kepentingan dapat hadir bersama dalam pertemuan tersebut.

"Untuk jadwalnya memang belum bisa dipastikan, tetapi pertemuan lanjutan akan segera dilakukan. Selain itu, kami juga tidak bisa memastikan proyek ini sama sekali tidak akan merugikan masyarakat," tegasnya.***


Editor : Ghiok Riswoto