Ketua DPRD Kota Bogor Beberkan Hasil Bertemu dengan Orang Nomor Satu di Jabar

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil membeberkan hasil pertemuan strategis bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam acara Forkopimda di kompleks perkantoran Pemkab Karawang. 

Ketua DPRD Kota Bogor Beberkan Hasil Bertemu dengan Orang Nomor Satu di Jabar
Adit mengatakan, Dedi Mulyadi kini menyoroti pentingnya perubahan tata ruang, terutama di wilayah yang mengalami banjir. Orang nomor satu di Jabar itu mengusulkan konsep pembangunan rumah panggung dengan desain tinggi 2,5 meter sebagai solusi adaptasi terhadap bencana. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil membeberkan hasil pertemuan strategis bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam acara Forkopimda di kompleks perkantoran Pemkab Karawang. 

Adit mengatakan, Dedi Mulyadi kini menyoroti pentingnya perubahan tata ruang, terutama di wilayah yang mengalami banjir. Orang nomor satu di Jabar itu mengusulkan konsep pembangunan rumah panggung dengan desain tinggi 2,5 meter sebagai solusi adaptasi terhadap bencana.

"Saya ingin mengembalikan kawasan konservasi ke fungsinya. Jika lahan perkebunan sudah tidak menghasilkan, jangan diusik. Pembangunan harus berangkat dari kedekatan kita dengan alam," jelasnya.

Saat itu pun Dedi Mulyadi menekankan perubahan dalam pengelolaan tenaga kerja. Ia meminta setiap desa memiliki operator yang bertugas menginput data tenaga kerja berdasarkan pendidikan dan keahlian. 

"Dengan sistem ini, perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja bisa langsung melihat data yang tersedia tanpa proses berbelit. Selain itu, Dedi Mulyadi mengkritik pola distribusi bantuan sosial yang sering kali dipolitisasi," bebernya.

Adit menegaskan, perusahaan di Jawa Barat tidak boleh dipaksa memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) di luar ketentuan yang sudah diatur pemerintah. Jika ada ormas atau LSM yang meminta THR ke perusahaan, gubernur meminta agar ASN yang menghadapinya. 

"Perusahaan sudah membayar pajak. Sejumlah isu strategis juga turut dibahas, diantaranya penguatan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, keamanan dan ketertiban, serta akselerasi program-program unggulan daerah," tegasnya.

Adit juga menyoroti, perlunya dukungan provinsi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Bogor, terutama dalam aspek transportasi dan tata ruang perkotaan.

"Saya berkeyakinan bahwa pertemuan ini mampu menghasilkan hubungan yang kompak secara vertikal sehingga kebijakan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat semakin mudah tercapai," tuturnya.


Editor : Doni Ramdhani