Kirab Budaya Pemprov Jabar Berlanjut ke Revitalisasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.

Kirab Budaya Pemprov Jabar Berlanjut ke Revitalisasi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah lanjutan berupa revitalisasi kawasan budaya dan pembenahan fasilitas seni, untuk menghidupkan kembali marwah kebudayaan Sunda.

Komitmen tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bertajuk “Nitis Wanci Batu Tulis” di Kota Bogor baru-baru ini. 

Dedi mengatakan, pelestarian budaya tak cukup dilakukan melalui parade seni atau perayaan simbolik. Pemerintah, kata dia, harus menghadirkan dukungan nyata lewat penataan ruang budaya dan perbaikan sarana pendukung agar warisan Sunda tetap hidup di tengah masyarakat.

Salah satu program prioritas yang disiapkan yakni rehabilitasi Museum Pajajaran dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar. revitalisasi tersebut diharapkan memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi sejarah dan kebudayaan Sunda.

Tak berhenti di situ, Pemprov Jabar juga akan melakukan pembenahan infrastruktur di sepanjang jalur budaya Batutulis-Suryakencana. Penataan mencakup perbaikan jalan, trotoar, penerangan hingga taman kota untuk menciptakan kawasan budaya yang lebih tertata.

"Penataan jalan, trotoar, lampu serta tamannya, agar Pak Wali Kota fokus penataan kelurahan-kelurahan. Nanti namanya Palataran Binokasih," ujar Dedi.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyambut positif rencana besar tersebut. Ia mengapresiasi langkah Pemprov Jabar yang dinilai serius mengangkat kembali nilai-nilai budaya Sunda di Kota Bogor.

"Gubernur telah membawa Mahkota Binokasih mulai dari Sumedang hingga ke Kota Bogor hari ini," ucapnya.

Menurutnya, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bukan hanya hiburan atau tontonan publik. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi pengingat penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, memahami dan menghormati warisan budaya leluhur.

Terkait rencana revitalisasi fasilitas budaya, Pemkot Bogor disebut siap menyelaraskan program melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran sesuai aturan pemerintahan yang berlaku.

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda tahun ini juga menghadirkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, simbol penting sejarah Sunda yang sebelumnya tersimpan di Kerajaan Sumedang Larang.

Perhelatan budaya itu berlangsung semarak. Ribuan warga memadati titik-titik jalur kirab untuk menyaksikan parade seni tradisional dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. 

Penampilan masyarakat kampung adat hingga delegasi budaya dari Jawa Tengah, Jakarta, dan Banten semakin mempertegas bahwa budaya Sunda tetap memiliki daya tarik kuat di tengah modernisasi.***


Editor : JakaPermana