Kisah Masa Kecil Jisoo BLACKPINK Kembali Viral, Ditinggal Kakak Usai Jatuh Berdarah
Saat ini kisah masa kecil Jisoo BLACKPINK bersama kakak laki-lakinya kembali viral.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Di tengah skandal pelecehan seksual dan KDRT yang dilakukan kakak laki-lakinya, kisah masa kecil Jisoo BLACKPINK kembali viral.
Pada 20 April, sebuah cuplikan dari video swafoto tahun 2018 mulai beredar di berbagai komunitas daring.
Dalam video tersebut, Jisoo BLACKPINK menunjuk bekas luka di dahinya dan menceritakan bagaimana hal itu terjadi saat dia masih kecil.
Jisoo menjelaskan bahwa kakak laki-lakinya telah menakutinya dengan mengatakan bahwa paparan semprotan disinfektan bisa berbahaya, dan menyuruhnya lari ke tempat yang lebih tinggi.
Dalam prosesnya, kepalanya terbentur pagar dan dia mengalami cedera serius. “Seluruh tubuhku berlumuran darah,” kenangnya dalam klip tersebut.
Yang menarik perhatian khusus adalah penjelasannya tentang kejadian setelahnya, di mana dia mengklaim bahwa kakak laki-lakinya mendesaknya untuk lari daripada segera membantu, dan bahwa dia tidak dibawa ke rumah sakit setelah itu.
Kisah yang muncul kembali itu dengan cepat memicu diskusi di antara pengguna online. Komentar berkisar dari keterangan hingga skeptisisme, dengan banyak yang mengungkapkan kekhawatiran tentang situasi yang digambarkan dalam video lama tersebut.
"Aku tak percaya mereka hanya membalut lukanya padahal dia mengalami pendarahan hebat."
"'Lelucon' semacam itu dari kakak laki-lakinya sudah keterlaluan, terutama terhadap seorang anak," "Suasana keluarga di sini tidak tampak normal."
Perhatian yang kembali tertuju pada kasus ini muncul di tengah isu hukum baru-baru ini yang melibatkan kakak laki-laki Jisoo, yang dilaporkan ditangkap atas tuduhan melakukan kontak fisik yang tidak pantas.
Klaim tambahan telah muncul secara daring, termasuk tuduhan dari seseorang yang mengaku sebagai pasangannya, yang semakin meningkatkan pengawasan publik.
Namun, penting untuk dicatat: Tuduhan-tuduhan ini terpisah dari Jisoo sendiri. Agensinya telah menyatakan bahwa dia tidak terlibat dalam masalah ini. Tanggapan hukum sedang disiapkan untuk menghadapi klaim palsu atau fitnah.
Meskipun anekdot masa lalu dapat muncul kembali selama kontroversi, anekdot tersebut sering kali kurang konteks dan dapat disalahartikan jika dilihat dari sudut pandang masa kini.
Dalam kasus ini, kisah masa kecil yang diceritakan bertahun-tahun lalu dalam suasana santai kini sedang diteliti kembali bersamaan dengan tuduhan hukum yang tidak terkait, yang memicu spekulasi.***
Editor : Irma Nurfajri

