Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB Ancam Netral pada Pilbup Bandung Barat 2024 Lantaran Tak Ada Visi Misi untuk Buruh
Pada Pilbup Bandung Barat 2024, Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB mengaku telah mengambil sikap untuk tidak berpihak kepada bakal calon bupati dan wakil bupati manapun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pada Pilbup Bandung Barat 2024, Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB mengaku telah mengambil sikap untuk tidak berpihak kepada bakal calon bupati dan wakil bupati manapun.
Sebab, Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB menilai Bacalon Bupati Bandung Barat yang menyatakan maju di Pilbup Bandung Barat 2024 tidak memiliki visi dan misi serta komitmen terhadap perjuangan buruh di daerah.
Keputusan terkait Pilbup Bandung Barat 2024 itu telah disepakati 5 pimpinan serikat pekerja yang tergabung Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB.
“Sudah sepakat tidak akan mendukung ataupun mendeklarasikan salah satu paslon bupati dan wakil bupati Bandung Barat,” Koordinator Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB Dede Rahmat, Kamis 22 Agustus 2024.
Dede menuturkan, jika berkaca pada Pilkada satu dekade yang lalu, organisasi pekerja menjadi salah satu elemen penting dalam setiap momen kontestasi politik.
Namun, sambung Dede, kali ini momen tersebut hanya dimanfaatkan demi kepentingan dan tujuan para paslon untuk meraup suara tinggi.
“Contohnya saat ini di Bandung Barat, PHK terus menerus terjadi. Sekarang merambat adanya dampak dari Permendag nomor 8 tentang barang import," paparnya.
"Artinya perlindungan dan kesejahteraan para buruh belum diupayakan secara optimal,” jelasnya.
Dede menyebut, koalisi lima serikat pekerja terdiri dari SPN, FSPMI, SBSI 92, GOBSI, serta KEP SPSI. Kelima serikat ini dalam waktu dekat akan melakukan deklarasi tidak akan mendukung para calon bupati yang tidak memiliki visi dan misi maupun komitmen terhadap buruh.
Sekedar informasi, rumor yang beredar saat ini, sedikitnya akan ada lima pasangan calon bupati yang akan meramaikan Pilkada Bandung Barat 2024.
Sebut saja, Didik Agus Triwiyono (PKS) dan Gilang Dirga (Partai Demokrat), Abdul Harris Bobiho (Partai Gerindra dan Jeje Richie Ismail (PAN), Edi Rusyandi (Partai Golkar) dan Gitalis Dwi Natarina (PKB).
Kemudian, Hengky Kurniawan (PDIP) dan Ade Sudrajat (Partai NasDem), serta Paslon perseorangan Sundaya dan Aa Maulana. Dari kelima Paslon tersebut, empat diantaranya menggandeng artis untuk ikut dalam pesta demokrasi Pilkada KBB.
Editor : Doni Ramdhani

