Kompolnas Dukung Polresta Bogor Kota Ungkap Pembunuh Siswi SMK

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polresta Bogor Kota mengungkap pelaku penusukan siswi SMK di Jalan Riau, Kecamatan Bogor Timur, Selasa (8/1) sore WIB.

Kompolnas Dukung Polresta Bogor Kota Ungkap Pembunuh Siswi SMK
Polresta Bogor terus mengejar pelaku pembunuhan Siswi SMK di Kecamatan Bogor Timur

INILAH, Bogor - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polresta Bogor Kota mengungkap pelaku penusukan siswi SMK di Jalan Riau, Kecamatan Bogor Timur, Selasa (8/1) sore WIB.

Komisioner Kompolnas Andrea H. Poeloengan mengatakan, dirinya sebagai anggota Kompolnas, mendorong dan mendukung Polresta Bogor Kota dalam mengungkap pembunuh siswi SMK Andriana Yubelia Noven.

"Setelah menangkap, agar proses penyidikan dapat segera masuk ke penuntutan dalam waktu yang pas," ungkapnya kepada wartawan pada Selasa (08/01) malam WIB.

Andrea juga berharap agar Kapolresta Bogor Kota, memimpin dan meningkatkan intensitas Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD). Dia meminta Kapolresta Bogor Kota mengajak Brimob Sat II Por Kedunghalang, jajaran Korem 061/SK, DenPom, bahkan jajaran Lanud ATS.

"Operasi K2YD juga untuk menjaga stabilitas di Kota Bogor apalagi dalam menghadapi Pemilu, agar lebih kondusif lagi. Dimana penertiban preman menjadi salah satu agendanya, bahkan operasi senjata tajam hingga ke pelosok," terangnya.

Andrea menuturkan, Pemerintah Kota Bogor juga sudah waktunya lebih tegas lagi dalam menertibkan mereka-mereka yang menggelandang di jalanan ataupun pada transportasi publik, termasuk calo-calo jalanan.

Sebab, menurutnya dalam rangka menjaga stabilitas, maka saat ini yang dibutuhkan adalah peningkatan secara bertahap tindakan represif dari para aparat. Apabila sudah terjaring baru kemudian upaya kuratif.

"Upaya represif perlu dibarengi dengan patroli sebagai salah satu upaya preventif. Setelah keadaan kondusif maka upaya preemptif perlu dilakukan bersama. Hal ini dikarenakan masalah keamanan adalah kewajiban bersama WNI sebagaimana amanah konstitusi," bebernya.

Sebelumnya, Adriana Yubelia Noven (18) yang masih mengenakan seragam sekolah ditemukan tergeletak dalam kondisi bersimbah darah di gang belakang tempat kosnya, Jalan Riau no 44, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Korban tewas setelah mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian dada sebelah kiri.


Editor : inilahkoran