Komut Jaswita Sering Ingatkan Kelengkapan Administrasi, Setuju Hibisch Fantasy Dibongkar
Komisaris Utama BUMD PT Jaswita Jabar Noneng Komara Nengsih menegaskan, pihaknya sudah sering mengingatkan soal kelengkapan administrasi terhadap anak perusahaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Komisaris Utama BUMD PT Jaswita Jabar Noneng Komara Nengsih menegaskan, pihaknya sudah sering mengingatkan soal kelengkapan administrasi terhadap anak perusahaan.
Noneng mengaku setuju dengan pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak, Kabupaten Bogor, yang disebabkan kelalaian anak perusahaan Jaswita Jabar yakni PT PT Jaswita Lestari Jaya (JLJ) dalam memenuhi aspek izin bangunan.
"Saya selalu mengingatkan direksinya Jaswita. Saya ingatkan perizinan dan sebagainya. Tapi kan ada kebijakan Pak Gubernur (Dedi Mulyadi), tentu kita harus support (pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak)," ujar Noneng di Kantor Bappeda Jabar, Kota Bandung baru-baru ini.
"Karena kan untuk kemaslahatan masyarakat juga. Kalau masih ada yang belum izin, kalau perlu dibongkar, bongkar," imbuhnya.
Dia berharap kejadian Hibisc Fantasy Puncak ini dapat menjadi pelajaran bagi Jaswita Jabar dan anak perusahaannya, supaya tidak lagi gegabah asal bangun tanpa memenuhi aspek perizinan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Khususnya pada direksi Jaswita Jabar, agar terus melakukan pengawasan dan mengingatkan anak perusahaannya mengenai aspek administrasi.
Sehingga diharapkan, kejadian serupa tidak lagi terulang dan sampai mencoreng nama baik Pemprov Jabar selaku pemilik BUMD.
"Selalu diingatkan ke direksi (Jaswita), karena saya tidak punya kewenangan sampai sana (anak perusahaan)," tutupnya.
Editor : Ahmad Sayuti

