Kondisi Stadion Dadaha Terbengkalai, Pengunjung Harap Segera Dibenahi

Kondisi Stadion Dadaha kembali menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah pengunjung yang tengah berolahraga menilai fasilitas olahraga itu semakin terbengkalai.

Kondisi Stadion Dadaha Terbengkalai, Pengunjung Harap Segera Dibenahi
Pantauan di lokasi, Selasa (28/4/2026), kawasan Stadion Dadaha masih ramai digunakan warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari joging hingga bersantai bersama keluarga. Namun, kondisi fisik stadion terbengkalai itu dinilai tidak sebanding dengan tingginya minat masyarakat. (n nurohman)

INILAHKORAN.ID - Kondisi Stadion Dadaha kembali menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah pengunjung yang tengah berolahraga menilai fasilitas olahraga kebanggaan warga Kota Tasikmalaya itu semakin terbengkalai dan kurang terawat.

Pantauan di lokasi, Selasa (28/4/2026), kawasan Stadion Dadaha masih ramai digunakan warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari joging hingga bersantai bersama keluarga. Namun, kondisi fisik stadion terbengkalai itu dinilai tidak sebanding dengan tingginya minat masyarakat.

Ayu SB (25), salah seorang pengunjung, mengaku kurang nyaman dengan kondisi Stadion Dadaha saat ini. Menurutnya, aspek kebersihan dan tampilan fasilitas terlihat tidak terurus.

“Memang kelihatan kurang terawat. Kayaknya dari dulu juga begini-begini saja, kurang diurus,” ujarnya di sela aktivitas joging.

Dia menyayangkan kondisi tersebut, mengingat stadion merupakan fasilitas publik yang cukup vital bagi masyarakat. Ayu berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk melakukan pembenahan.

“Sayang banget sebenarnya, karena ini kan fasilitas umum dan sering dipakai. Harapannya bisa diperbaiki supaya lebih nyaman,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Tuti Alawiyah (45). Ia menilai kondisi stadion saat ini jauh dari kata nyaman, baik bagi warga yang berolahraga rutin maupun yang datang untuk rekreasi.

“Sayang banget kondisinya ya, begitu. Kurang terawat, jadi kurang enak juga dilihat,” ucapnya.

Menurut Tuti, selain tampilan yang terkesan kumuh, sejumlah fasilitas juga mulai mengalami penurunan kualitas. Hal itu membuat pengalaman beraktivitas di kawasan stadion menjadi kurang maksimal.

Dia berharap pemerintah dapat segera melakukan pembenahan agar stadion kembali menjadi ruang publik yang layak dan nyaman.

“Ini kan tempat umum, banyak yang pakai. Harusnya lebih diperhatikan lagi. Kalau rapi dan bersih, pasti masyarakat juga lebih betah,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Dadaha Dadang Ismail menyampaikan dokumen perencanaan teknis atau detail engineering design (DED) untuk rehabilitasi stadion sebenarnya telah rampung sejak akhir 2025.

“DED sudah selesai di akhir 2025 oleh Dinas PU. Untuk pelaksanaan rehabilitasi, sampai sekarang belum ada kepastian,” ujarnya.

Belum adanya kejelasan realisasi pembangunan membuat kondisi stadion terus menjadi sorotan. Di tengah tingginya aktivitas masyarakat, harapan akan pembenahan fasilitas pun semakin menguat agar Stadion Dadaha kembali layak dan membanggakan.


Editor : Doni Ramdhani