Pemkot Tasikmalaya Cari Investor Kembangkan Stadion Dadaha, Siapkan Skema Pendanaan
Pemkot Tasikmalaya mencari investor dan alternatif pendanaan untuk pengembangan Stadion Dadaha karena keterbatasan APBD. Simak rencana lengkapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus mengupayakan pengembangan Stadion Dadaha meski terkendala keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Berbagai alternatif pendanaan kini disiapkan, mulai dari kerja sama dengan pihak swasta hingga mengusulkan proyek tersebut ke pemerintah pusat.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan pemerintah daerah sebenarnya telah memiliki Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pengembangan stadion. Namun, pelaksanaan proyek masih menunggu kepastian sumber pembiayaan.
"Stadion Dadaha, memang kami selalu ingin lebih baik lagi. Ke Pemkot DED-nya sudah ada," kata Viman, Jumat (7/8/2026).
Pemkot Siapkan Skema Kerja Sama dengan Investor
Menurut Viman, kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan pembangunan dilakukan menggunakan APBD. Karena itu, Pemkot Tasikmalaya mulai membuka berbagai peluang pembiayaan alternatif.
Salah satunya melalui optimalisasi aset milik pemerintah daerah dan kerja sama dengan pihak ketiga atau investor.
"Dengan keadaan APBD saat ini memang belum bisa terwujud, tapi kita juga tidak tinggal sampai situ. Kita coba untuk membuat optimalisasi aset seperti apa, kerja sama dengan pihak ketiga," ujarnya.
pengembangan Dadaha Diusulkan Masuk Program Nasional
Selain menggandeng sektor swasta, Pemkot Tasikmalaya juga terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tak hanya itu, pemerintah daerah berencana mengajukan pengembangan kawasan Dadaha agar masuk dalam program prioritas pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
"Kita tidak bosan-bosan ke Pemprov Jawa Barat. Mungkin nanti kita juga akan coba ke pemerintah pusat melalui Bappenas, memasukkan ke program nasional," kata Viman.
Tak Hanya Stadion, Dadaha Disiapkan Jadi Kawasan wisata olahraga
Pengembangan kawasan Dadaha tidak hanya difokuskan pada renovasi stadion. Pemkot juga menyiapkan konsep kawasan olahraga terpadu yang dipadukan dengan sektor pariwisata.
Konsep tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik investasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejumlah Investor Sudah Menyatakan Minat
Viman mengungkapkan sudah ada beberapa pihak yang menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di kawasan Dadaha.
Beberapa rencana investasi yang tengah dijajaki antara lain:
1. Pengembangan Stadion Dadaha.
2. Pengelolaan stadion.
3. Pemanfaatan lahan di sekitar arena panahan.
4. Pembangunan lapangan mini soccer.
5. Pembangunan lapangan padel.
6. Pengembangan kawasan wisata olahraga.
"Sudah ada beberapa yang berminat ke stadion, ke lahan yang di dekat panahan, ada yang ingin membuat mini soccer, lapangan padel juga. Pengelolaan stadion juga sudah ada yang berminat," ungkapnya.
Pemkot Masih Mengkaji Skema Terbaik
Meski minat investor mulai bermunculan, Pemkot Tasikmalaya masih akan melakukan kajian terhadap berbagai opsi kerja sama sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Melalui kombinasi pendanaan dari pemerintah, investor, dan dukungan pemerintah pusat, Pemkot berharap pengembangan Stadion Dadaha dapat segera direalisasikan sehingga kawasan tersebut berkembang menjadi pusat olahraga sekaligus destinasi wisata baru di Kota Tasikmalaya.***
Editor : JakaPermana


