Korban Akumobil Harapkan Kelejasan Kasus

Puluhan konsumen korban dugaan penipuan yang dilakukan akumobil berkumpul di taman Vanda, Kota Bandung, Selasa (5/11/2019).Mereka menginginkan audiensi dengan pihak kepolisian dan direktur utama akumobil, terkait kejelasan kasus yang merugikan ratusan konsumen dengan kerugian hingga puluhan miliar rupiah.

Korban Akumobil Harapkan Kelejasan Kasus
Foto: Net

INILAH, Bandung - Puluhan konsumen korban dugaan penipuan yang dilakukan akumobil berkumpul di taman Vanda, Kota Bandung, Selasa (5/11/2019).Mereka menginginkan audiensi dengan pihak kepolisian dan direktur utama akumobil, terkait kejelasan kasus yang merugikan ratusan konsumen dengan kerugian hingga puluhan miliar rupiah.

Berdasarkan pantauan, puluhan konsumen tersebut mulai berdatangan ke lokasi aksi pada pukul 11:00 WIB. Berbeda dengan aksi-aksi unjuk rasa lainnya, mereka datang tidak membawa spanduk atau alat pendukung apapun yang biasa dibawa oleh massa aksi pada umumnya.

Satu diantara perwakilan komite konsumen akumobil, Hendrik Heru Hendratno, mengatakan, para konsumen akumobil meminta kejelasan atas kasus yang menimpanya. Pasalnya, sampai saat ini belum ada kejelasan apakah kerugiannya akan diganti atau tidak.

"Mediasi ini jelas mencoba mengembalikan dana anggota, mengharapkan kejelasan dari bryan (dirut akumobil), memastikan apa ini masih bisa dikembalikan atau tidak, atau kalau memang dinyatakan tidak akan melangkah hukum," ucapnya di lokasi aksi.

Lebih lanjut, Hendrik menegaskan, jika memang pihak akumobil memiliki itikad baik untuk mengganti kerugian konsumen. Pihaknya pun akan menyambut baik niat baik tersebut, dan tidak akan melanjutkan upaya hukum.

"Kami tetap beritikad kalau memang ada kesanggupan dari perusahaan, kita akan mencoba ke anggota yang laporan mencabut," ujarnya Hendrik.

Hendrik mengungkapkan, aksi kali ini juga merupakan bentuk dukungan kepada kepolisian guna mengusut tuntas kasus tersebut. Namun, disertai dengan transparansi penyelidikan, hal itu diyakininya, akan memberikan ketenangan bagi konsumen korban akumobil.

"Mediasi sampai di batas kasat. Kasat bilang berikan waktu ya kita hargai. Tapi untuk memberikan pengawasan supaya anggota tenang dan penyidik transparan kita lakukan ini," tutur Hendrik.

Saat disinggung total kerugian konsumen, Hendrik menyebutkan, kerugian konsumen mencapai puluhan miliar rupiah. Kebanyakan konsumen pun berasal dari Kota Bandung.

"Bandung paling banyak, karena event (flash sale) akumobil di bandung, Dana terhimpun ke sana seluruhnya 60-80 miliar," pungkasnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, menetapkan Direktur Utama Akumobil berinisial BR menjadi tersangka, atas kasus dugaan penipuan penjualan mobil murah kepada ratusan konsumen, Sabtu (2/11/2019). (Ridwan Abdul Malik)


Editor : DeryFG