Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Cimahi, Kerugian Capai Ratusan Juta
Sebuah rumah di Ganda Wijaya Kota Cimahi mengalami kebakaran diduga dari korsleting listrik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Sebuah rumah di Jalan Ganda Wijaya, Gang Bapak Supni, RT 02/02, Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi ludes dilalap si jago merah, Selasa (15/9/2026) malam.
kebakaran yang menghanguskan rumah milik Andjar Sumpena (84) tersebut diduga akibat gangguan arus listrik atau korsleting yang memicu percikan api.
Kepala Seksi Penanggulangan kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana menjelaskan kronologi kejadian yang bermula dari kecurigaan pemilik rumah. Saat perkiraan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Andjar diketahui tengah beristirahat ketika tiba-tiba aliran listrik di huniannya padam.
Merasa ada yang tidak beres, pemilik segera naik ke lantai atas untuk melakukan pengecekan mandiri.
“Betapa terkejutnya korban, saat dilakukan pengecekan, api sudah terlihat membesar di lantai atas. Kondisi tersebut membuat warga sekitar segera bergerak melakukan upaya pemadaman awal sembari melaporkan kejadian kepada pengurus lingkungan,” jelas Aep dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).
Namun, Aep menyebut, upaya gotong royong warga untuk memadamkan api dinilai tidak cukup kuat menahan laju kobaran yang terus melebar. Laporan pun segera diteruskan ke jalur resmi pemadam kebakaran untuk mendapatkan penanganan profesional dan peralatan memadai.
“Sebanyak empat unit kendaraan pemadam jenis pancar dan 10 personel andalan segera diterjunkan untuk melakukan pemadaman menyeluruh,” sebutnya.
Sesampainya di tempat, petugas langsung memusatkan semprotan air untuk meredam api, lalu dilanjutkan proses pendinginan mendalam guna memastikan tidak ada bara tersembunyi yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
"Operasi juga disertai pendataan kerusakan serta sosialisasi keselamatan kepada warga sekitar," tambahnya.
Dari total luas tanah/lokasi sekitar 240 meter persegi, ungkap Aep, area bangunan yang terbakar mencapai sekitar 80 meter persegi.
"Untuk kerugian bangunan rumah diperkirakan Rp70 juta, sedangkan isi rumah dan barang pribadi senilai sekitar Rp40 juta, sehingga total kerugian mencapai Rp110 juta," ungkapnya.
Kendati demikian, upaya penyelamatan aset berjalan baik dan sebagian besar bangunan terselamatkan senilai Rp350 juta, serta isi rumah yang diamankan mencapai Rp75 juta.
Editor : Ahmad Sayuti

