Kota Bandung yang Biasa Macet, Kini Lenggang
Pasca diberlakukannya kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah selama dua pekan, kepadatan arus lalu lintas di Kota Bandung menurun drastis. Sejumlah titik kemacetan pun terpantau lenggang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Pasca diberlakukannya kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah selama dua pekan, kepadatan arus lalu lintas di Kota Bandung menurun drastis. Sejumlah titik kemacetan pun terpantau lengang.
Kasat Lantas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan, sampai saat ini terpantau jumlah kendaraan menurun sangat signifikan. Hal itu terlihat, semenjak diberlakukannya kebijakan WFH oleh pemerintah.
"Kalau untuk penurunan kemacetan di beberapa titik yang biasanya macet, kami lakukan patroli itu sangat menurun drastis," ucap Bayu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (20/3/2020).
Saat disinggung, jumlah angka kendaraan, Bayu mengungkapkan, untuk data jumlah kendaraan pihaknya masih harus melakukan pendataan lebih rinci. Namun, kesimpulan tersebut didapatkan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan melalui patroli yang dilakukannya.
"Kalau data kami belum ada, masih proses," ungkap Bayu.
Bayu pun mencontohkan, sejumlah ruas jalan yang kerap kali ada kemacetan pun terpantau lengang. Diantaranya, Jalan Jakarta, Jalan Cicaheum.
Bahkan, ruas jalan di pusat perbelanjaan pun tidak ditemukan kemacetan. Seperti di Jalan Sukajadi ataupun di Jalan Cihampelas.
"Di beberapa titik yang biasanya macet seperti jalan jakarta, antapani itu kan setiap pagi ataupun sore macet, tidak kita temukan lagi. Kemudian di terminal cicaheum itu biasanya padat kemarin kita patroli itu sudah cukup landai atau tidak ramai seperti biasanya," ujar Bayu.
"Sama hal nya dengan seputaran paskal, riau jungion biasanya padat itu tidak juga, PVJ itu tidak padat, cihampelas juga tidak padat," sambung Bayu.
Lebih lanjut, Bayu menilai, penurunan arus lalulintas dikarenakan, masyarakat di Kota Bandung sebagian besar sudah memahami dan menjalankan kebijakan WFH tersebut.
"Jadi sepertinya himbauan oleh pemerintah daerah dilaksanakan oleh sebagian masyarakat," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)
Editor : JakaPermana

