KPU: Harusnya Ada Petugas Kesehatan cek Kondisi Petugas KPPS
Banyaknya petugas KPPS yang meninggal di Jabar saat pelaksanaan Pemilu 2019 lalu, dikarenakan TPS di Jabar yang memang terbanyak se-Indonesia mengalahkan Jawa Timur dan Provinsi lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Banyaknya petugas KPPS yang meninggal di Jabar saat pelaksanaan Pemilu 2019 lalu, dikarenakan TPS di Jabar yang memang terbanyak se-Indonesia mengalahkan Jawa Timur dan Provinsi lainnya.
"Jumlah pemilih kita kan 33,2 juta, paling banyak se-Indonesia mengalahkan Jatim yang 30juta, TPS di Jabar ada 138ribu, berarti dikalikan saja 7 petugas KPPS per TPS," ucap Ketua KPU Jabar, Rifqi Ali Mubarok, di Kantor KPU Jabar, Selasa (22/4/2019).
Menurut Rifqi, dari sekitar 950 ribu lebih petugas KPPS yang bertugas di Jabar, ternyata mendapatkan musibah kasus yang meninggal hingga 30 orang, dan ditambah yang sakit juga.
"Pelaksanaan Pemilu kali ini ada beberapa catatan, salah satunya petugas saat durasi waktu pelaksanaan, ini kan pemilu serentak yang pertama, dampaknya ternyata ke petugas di tingkat TPS," katanya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya petugas yang meninggal saat mengurusi Pemilu kali ini, KPU Jabar mengharapkan ada koordinasi dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten mengenai petugas kesehatan.
Rifqi mengatakan, saat ini sedang dilaksanakan rekap di tiap Kecamatan, jangan sampai ada petugas PPK yang mengalami kejadian sama seperti petugas KPPS.
"Kita harus upayakan supaya menghindari kemungkinan tersebut, ada koordinasi dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten untuk menyediakan petugas kesehatan, jadi saat akan bertugas harus dicek dulu kesehatannya" katanya. (Agung Fitu Budiana)
Editor : JakaPermana

