Kulit Kering Bikin Cepat Tua? Ini Penjelasan Dokter dan Cara Merawatnya

Benarkah kulit kering bikin cepat tua? Dokter menjelaskan penyebab garis halus lebih terlihat dan cara merawat skin barrier agar kulit tetap sehat.

Kulit Kering Bikin Cepat Tua? Ini Penjelasan Dokter dan Cara Merawatnya
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Banyak orang menganggap pemilik Kulit Kering akan mengalami Penuaan lebih cepat dibandingkan mereka yang memiliki jenis kulit lain. Anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.

Dokter Spesialis Kulit dari DermAlly Specialist Skin Clinic & Surgery, dr. Coni Liu, menjelaskan bahwa Kulit Kering secara biologis tidak mengalami proses Penuaan lebih cepat. Namun, kondisi kulit yang kekurangan kelembapan memang dapat membuat tanda-tanda Penuaan lebih mudah terlihat.

Garis halus, tekstur kasar hingga kulit yang tampak kurang kenyal biasanya akan terlihat lebih jelas ketika kadar kelembapan kulit tidak terjaga.

Mengapa Kulit Kering Membuat Wajah Tampak Lebih Tua?

Kulit Kering atau xerosis terjadi ketika lapisan terluar kulit kekurangan air dan lipid atau lemak alami.

Padahal, lipid memiliki peran penting dalam menjaga fungsi Skin Barrier. Lapisan tersebut membantu mengunci kelembapan sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal, termasuk polutan.

Ketika Skin Barrier melemah, kulit lebih mudah kehilangan kelembapan. Kondisi ini kemudian membuat permukaan kulit menjadi kasar dan kehilangan tampilan kenyalnya.

Akibatnya, garis-garis halus yang sebelumnya tersamarkan dapat terlihat lebih jelas.

Jika kondisi tersebut berlangsung dalam jangka panjang dan disertai kerusakan Skin Barrier serta peradangan, proses Penuaan struktural kulit juga dapat semakin terpengaruh, termasuk berkurangnya kolagen dan elastisitas.

Penyebab Kulit Kering

Kulit Kering dapat dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya adalah faktor genetik yang membuat seseorang memang memiliki produksi minyak alami lebih rendah.

Seiring bertambahnya usia, produksi minyak alami kulit juga dapat menurun sehingga kulit menjadi lebih mudah kering.

Faktor lingkungan turut berpengaruh. Cuaca ekstrem, udara terlalu dingin atau kering, hingga paparan kondisi lingkungan tertentu dapat membuat kelembapan kulit lebih cepat hilang.

Kebiasaan perawatan wajah yang kurang tepat juga dapat memperburuk kondisi tersebut.

Mencuci wajah terlalu sering atau menggunakan produk eksfoliasi yang terlalu keras dapat mengganggu fungsi pelindung kulit.

Cara Merawat Kulit Kering

Mengatasi Kulit Kering bukan sekadar memberikan air pada permukaan wajah. Hal yang tidak kalah penting adalah memulihkan dan menjaga fungsi Skin Barrier.

Salah satu langkah utama adalah menggunakan Pelembap dengan kandungan yang dapat bekerja dalam beberapa mekanisme.

Humektan berfungsi menarik air ke lapisan kulit. Sementara emolien, termasuk ceramide, membantu menghaluskan tekstur dan mendukung fungsi pelindung kulit.

Adapun oklusif membantu membentuk lapisan yang mengurangi kehilangan air dari permukaan kulit.

Kombinasi ketiga jenis bahan tersebut dapat membantu mempertahankan kelembapan sekaligus memperbaiki kondisi Skin Barrier.

Selain Pelembap, penggunaan tabir surya setiap hari juga penting. Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memperburuk kerusakan kulit dan mempercepat munculnya berbagai tanda Penuaan.

Area Sensitif Perlu Perhatian Lebih

Tidak semua bagian wajah memiliki kondisi yang sama. Area sekitar mata, bibir, leher, serta lipatan hidung dan mulut cenderung lebih rentan mengalami kekeringan karena produksi minyak di area tersebut relatif lebih sedikit.

Karena itu, Pelembap dapat diberikan lebih optimal pada area-area tersebut.

Perhatian khusus juga diperlukan ketika menggunakan bahan aktif seperti retinoid. Pada pemilik Kulit Kering, penggunaan bahan aktif tersebut sebaiknya dilakukan secara hati-hati untuk mengurangi risiko iritasi.

Pelembap dapat digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan untuk membantu mempertahankan kondisi Skin Barrier.

Kulit Kering Bukan Berarti Pasti Cepat Tua

Pada akhirnya, Kulit Kering tidak berarti proses Penuaan biologis berlangsung lebih cepat. Namun, kurangnya kelembapan dapat membuat tanda-tanda Penuaan seperti garis halus dan tekstur kasar tampak lebih menonjol.

Karena itu, menjaga kelembapan dan kesehatan Skin Barrier menjadi bagian penting dalam Perawatan Kulit, terutama seiring bertambahnya usia.

Dengan menggunakan Pelembap yang sesuai, menghindari kebiasaan yang dapat merusak Skin Barrier, serta rutin menggunakan tabir surya, kondisi Kulit Kering dapat dikelola dengan lebih baik.***


Editor : JakaPermana