INILAHKORAN, Ngamprah - Keberangkatan Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan untuk menindaklanjuti kerjasama dengan salah satu perusahaan di
korea selatan akhirnya membuahkan hasil.
Pasalnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (
KBB) telah melakukan MoU investasi dengan perusahaan Korea
synopex.
"Pada tahap pertama, perusahaan Korsel tersebut telah menginvestasikan modal di Subang sebesar Rp 100 miliar," katanya saat dihubungi wartawan.
Ke depan, lanjut dia, investasi di Kabupaten Bandung Barat juga bakal segera terealisasi di bidang water treatment yang nantinya bakal disuntikan melalui BUMD.
"
synopex merupakan salah satu perusahaan besar di Korea yang bergerak di bidang filterisasi, baik untuk automotif, kesehatan, dan elektronik," jelasnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, perusahaan tersebut juga bergerak di bidang pemurnian air untuk manufaktur, perumahan, perkantoran, dan lainnya.
"Intinya yang menggunakan filter membrane dengan teknologi modern dari Korea," tuturnya.
Tak hanya itu, tambah dia, dalam kunjungan ke negeri ginseng tersebut, pihaknya mun mengunjungi salah satu kabupaten, yakni Yangpyeong untuk menjajaki kerjasama Sister City.
"Kami berbincang-bincang dengan Bupati Yangpyeong untuk membahas kemungkinan kerjasama yang konkret dan menguntungkan untuk kedua belah pihak," tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, rencana perusahaan
korea selatan untuk berinvestasi di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Bandung Barat (
KBB) mendapat respons positif dari Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat.
Pasalnya, Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan bersama sejumlah pendamping dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bakal terbang ke
korea selatan.
Selama tujuh hari ke depan di Negeri Gingseng, Hengki bakal diajak melihat perusahaan tersebut serta menjajaki investasi diberbagai bidang seperti kesehatan, ekonomi kreatif, pendidikan, sampai agro industri.*** (agus satia negara)