Kuota Haji 2027 Kabupaten/Kota di Jabar Dinamis, Jumlah Jemaah Bisa Berubah

Total kuota haji Jabar 2027 belum bisa dipastikan, hingga seluruh tahapan verifikasi dan pelunasan biaya haji selesai. 

Kuota Haji 2027 Kabupaten/Kota di Jabar Dinamis, Jumlah Jemaah Bisa Berubah
Total kuota haji Jabar 2027 belum bisa dipastikan, hingga seluruh tahapan verifikasi dan pelunasan biaya haji selesai. (ilustrasi/dok)

INILAHKORAN.ID - Total kuota haji Jabar 2027 belum bisa dipastikan, hingga seluruh tahapan verifikasi dan pelunasan biaya haji selesai. 

Jumlah jemaah di setiap kabupaten/kota masih berpotensi berubah karena penggantian jemaah mengacu pada urutan kuota tingkat provinsi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jabar Boy Hari Novian mengatakan, alokasi yang tercatat saat ini masih berupa data sementara. Jemaah yang tidak melunasi biaya haji atau batal berangkat akan digantikan jemaah cadangan, sesuai urutan yang berlaku di tingkat Jabar.

Mekanisme tersebut membuat perubahan kuota tidak selalu mengikuti daerah asal jemaah yang batal berangkat. Akibatnya, jumlah jemaah suatu kabupaten/kota bisa bertambah maupun berkurang, bergantung pada posisi jemaah cadangan dalam urutan provinsi.

"Setelah kita tahu ada yang mau melunasi, ada yang tidak, nanti cadangan yang di bawahnya kita naikkan kalau sudah ada konfirmasi tidak melunasi," ujar Boy, Kamis (22/10/2026).

Boy mencontohkan, alokasi awal Kabupaten Bandung Barat sebanyak 462 jemaah masih bisa berubah setelah proses pelunasan. Jika terdapat jemaah yang tidak melunasi, penggantinya tidak otomatis berasal dari daftar cadangan Kabupaten Bandung Barat, melainkan ditentukan berdasarkan urutan jemaah di tingkat provinsi.

"Bisa saja kuota awal Bandung Barat 462 tiba-tiba jadi 464," katanya.

Perubahan juga dapat terjadi apabila jemaah tidak lolos pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU), maupun batal berangkat karena alasan lain. Posisi yang ditinggalkan akan diisi oleh jemaah cadangan berikutnya sesuai urutan.

Jika jemaah pengganti berasal dari kabupaten/kota lain, jumlah jemaah di daerah tersebut turut menyesuaikan. Karena itu, pemerintah tidak dapat menetapkan angka final setiap daerah hanya berdasarkan kuota awal.

"Kita tidak bisa mengunci ini kuota Bandung Barat 464 atau 462. Datanya dinamis karena berdasarkan urutan provinsi," ucap Boy.

Berdasarkan rekapitulasi sementara verifikasi jemaah haji Jawa Barat untuk musim haji 1448/2027, jumlah jemaah tercatat 29.372 orang. Rinciannya terdiri atas 27.890 jemaah reguler berdasarkan nomor urut dan 1.482 jemaah lansia.

Kota Bekasi mencatat jumlah terbanyak dengan 3.343 jemaah, diikuti Kabupaten Bogor sebanyak 3.310 orang dan Kabupaten Bekasi 2.965 orang. Selanjutnya, Kabupaten Cirebon tercatat 2.470 jemaah dan Kota Bandung 2.049 jemaah.

Adapun jumlah paling sedikit berada di Kota Banjar dengan delapan jemaah dan Kota Sukabumi sebanyak 26 jemaah. Kabupaten Bandung Barat sementara tercatat memiliki 462 jemaah.

Boy menegaskan, penentuan jumlah akhir jemaah haji tidak lagi dikunci berdasarkan alokasi masing-masing kabupaten/kota, tetapi mengikuti urutan kuota secara keseluruhan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dengan mekanisme ini, angka jemaah setiap daerah tetap dinamis sampai proses verifikasi dan pelunasan tuntas.


Editor : Doni Ramdhani