Laga Terheboh 16 Besar: Atletico Madrid vs Ronaldo

Pertemuan Juventus dan Atletico Madrid di 16 Besar Liga Champions kian menarik karena satu nama: Cristiano Ronaldo. Apa maksudnya?

Laga Terheboh 16 Besar: Atletico Madrid vs Ronaldo
INILAH, Nyon - Pertemuan Juventus dan Atletico Madrid di 16 Besar Liga Champions kian menarik karena satu nama: Cristiano Ronaldo. Apa maksudnya?
 
Cristiano Ronaldo adalah hantu menakutkan bagi Atletico Madrid. Selain kerap menjebol gawang Atletico di ajang La Liga ketika masih berkostum Real Madrid, Ronaldo adalah juga mimpi buruk bagi Atletico di ajang Liga Champions.
 
Di Liga Champions, CR7 selalu mengeliminasi Atletico, di babak apapun mereka bertarung. Gol-gol yang dijaringkan bintang Portugal itu, hingga kini, masih dirasakan sakit oleh klub yang bermarkas di Wanda Metropolitano itu.
 
Dua di antaranya berlangsung di final Liga Champions, di mana Ronaldo memainkan peran pentingnya. Pertama di Lisbon, ketika gol terakhir Real Madrid dijaringkan Ronaldo. Menang 4-1 melalui perpanjangan waktu, gol penalti Ronaldo di detik-detik terakhir itu merampas kebahagiaan rival sekota Real Madrid tersebut.
 
Ronaldo pula yang menghantui kegagalan Atletico Madrid pada final Liga Champions lainnya di Milan. Kali ini, dia mencetak gol terakhir yang menentukan kemenangan. Kemenangan 5-4 itu menjadikan Ronaldo sebagai pahlawan Real Madrid.
 
Tak hanya itu, untuk ketiga kalinya klub sekota ini berteu lagi di semifinal Liga Champions. Lagi-lagi, Ronaldo menjadi bintang, mencetak trigol dan mengantarkan Real Madrid menyudahi perlawanan Rojiblanco. Meski menang 2-0 di Calderon, Atletico tak bisa mengejar kekalahan 0-3 di Bernabeu.
 
Di luar Liga Champions, Atletico paham bagaimana cara mengalahkan Ronaldo. Merekalah yang mengalahkan Ronaldo dan kawan-kawan pada Piala Super Spanyol 2014, bermain imbang 1-1 di Bernabeu dan menang 1-0 di Calderon. Di final Piala Raja 2013, Atletico juga membungkam Ronaldo lewat kemenangan 2-1 di perpanjangan waktu.
 
Ronaldo bukan satu-satunya pemain Juventus yang dikenal Atletico Madrid. Di sana juga ada striker Kroasia, Mario Mandzukic yang justru berkostum Atletico Madrid pada musim 2014. Dia datang dari dari Bayern Munchen, menggantikan Diego Costa.
 
'Mandzu, begitu dia disapa rekan-rekannya di Atletico, tampil di 43 partai membela Atletico dan mencetak 20 gol. Tapi, dia tak menuntaskan kontraknya karena tak sepaham dengan pelatih Diego Simeone.
 
Di skuat Juventus, juga terdapat Sami Khedira, gelandang Jerman yang pernah dihadapi Atletico ketika masih membela Real Madrid. Salah satunya adalah pada final Liga Champions 2014 di Lisabon. Terdapat pula Joao Cancelo, mantan pemain Valencia yang pernah menderita empat kekalahan dari Atletico. (*)
 


Editor : inilahkoran