Lagi! IShowSpeed Jadi Korban Rasisme Oknum Suporter Argentina

IShowSpeed lagi-lagu menjadi korban rasisme oleh oknum suporter Argentina saat laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Inggris.

Lagi! IShowSpeed Jadi Korban Rasisme Oknum Suporter Argentina
IShowSpeed menjadi korban rasisme dalam laga Piala Dunia 2026

INILAHKORAN.ID - Streamer kenamaan asal Amerika Serikat, Darren Jason Watkins Jr. atau yang lebih dikenal sebagai IShowSpeed, kembali mengalami insiden tidak menyenangkan saat menyaksikan pertandingan sepak bola. Pria yang akrab disapa Speed ini diduga menjadi korban serangan rasisme oleh oknum suporter Argentina.

​Insiden memilukan ini terjadi di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, saat laga panas yang mempertemukan Argentina vs Inggris dalam gelaran Piala Dunia, Kamis 16 Juli 2026 dini hari.

​Kronologi Kejadian: Dilempar Benda dan Diteriaki Kata Rasis

​Berdasarkan cuplikan video yang viral di media sosial X (Twitter), suasana di tribun penonton sempat memanas. Akun The Touchmine melaporkan bahwa IShowSpeed diserang oleh sejumlah oknum penggemar Argentina.

​Pelemparan Benda: Para oknum suporter tersebut kedapatan melempar benda-benda ke arah Speed yang sedang berada di area tribun bawah dekat lapangan.

​Hinaan Rasial: Tidak hanya kekerasan fisik, Speed juga dihujani dengan kata-kata hinaan yang sangat kasar dan berbau rasis.

​Menurut laporan yang beredar, kata-kata seperti "momo" (makian yang merujuk pada monyet) dan umpatan kasar "hijo de put@" (anak j*lang) diteriakkan secara lantang oleh oknum suporter albiceleste tersebut kepada sang influencer.

​Tindakan tidak terpuji ini langsung memicu gelombang kecaman di media sosial.

Banyak netizen dan penggemar sang streamer menyayangkan perilaku toxic yang masih terus terjadi di dalam stadion sepak bola, terlebih di ajang sebesar Piala Dunia.

​"Memalukan, tapi sangat khas dari penggemar Argentina!" tulis salah satu akun di platform X yang membagikan momen tersebut, mengekspresikan kekecewaannya atas insiden yang berulang.

​Hingga saat ini, potongan video insiden tersebut telah disaksikan hampir satu juta kali dan terus mendapat perhatian luas dari komunitas pencinta sepak bola maupun dunia streaming internasional.


Editor : Firda Rachmawati