Lakukan Pengawasan di Empat SPBU, UPTD Metrologi Kota Cimahi Pastikan Semua Aman dan Masih dalam Batas BKD

UPTD Metrologi Kota Cimahi memastikan tengah gencar melakukan pengawasan di sejumlah SPBU yang ada di wilayah Kota Cimahi selama periode libur Nataru 2024/2025.

Lakukan Pengawasan di Empat SPBU, UPTD Metrologi Kota Cimahi Pastikan Semua Aman dan Masih dalam Batas BKD
Pengawasan tersebut dilakukan UPTD Metrologi Kota Cimahi dengan cara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di empat SPBU, yakni SPBU Rancabelut, SPBU Cisangkan, SPBU Cibabat, dan SPBU Citeureup. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - UPTD Metrologi Kota Cimahi memastikan tengah gencar melakukan pengawasan di sejumlah SPBU yang ada di wilayah Kota Cimahi selama periode libur Nataru 2024/2025.

Pengawasan tersebut dilakukan UPTD Metrologi Kota Cimahi dengan cara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di empat SPBU, yakni SPBU Rancabelut, SPBU Cisangkan, SPBU Cibabat, dan SPBU Citeureup.

Pengawas Kemetrologian UPTD Metrologi Kota Cimahi Deni Dermawan mengatakan, pengawasan tersebut dilakukan guna memastikan kuantitas bahan bakar minyak (BBM) sesuai indikator pengisian di SPBU.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut meliputi kondisi segel metrologi dan potensi kecurangan pada kapasitas pengisian BBM.

"Alhamdulillah, segel masih dalam keadaan utuh. Pengawasan ini memastikan segel metrologi tetap terpasang dan tidak ada alat tambahan," kata Deni kepada wartawan.

Deni menyebut, ada tiga hal utama yang menjadi fokus dalam pengawasan ini. Salah satunya adalah pengecekan menggunakan bejana ukur berkapasitas 20 liter untuk memastikan akurasi kuantitas BBM.

"Alhamdulillah, hasilnya masih dalam Batas Kesalahan yang Diizinkan (BKD)," sebutnya.

Lebih lanjut Deni menjelaskan, toleransi maksimal kuantitas BBM adalah 0,5 persen dari 20 liter. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semuanya masih dalam batas toleransi.

"Semua jenis BBM, seperti pertalite, pertamax, dan solar, kami periksa sesuai dengan produk yang dijual," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan di empat SPBU tersebut, tegas Deni, pihaknya tidak menemukan adanya kesalahan atau kecurangan.

"Alhamdulillah, semuanya aman dan masih dalam batas BKD untuk volume BBM," ujarnya.

Kendati demikian, apabila pihaknya menemukan adanya alat tambahan atau kerusakan segel metrologi, UPTD Metrologi Cimahi bakal segera melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Kalau segel itu putus, berarti ada indikasi pelanggaran. Namun, Alhamdulillah di Cimahi semuanya aman," jelas Deni.

Deni juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan yakin bahwa kuantitas BBM yang diterima sudah terjamin. "Insyaallah, kuantitas BBM terjamin," katanya.

Namun, jika masyarakat menemukan kecurangan saat pengisian BBM, Deni menyarankan untuk segera melapor ke UPTD Metrologi Cimahi.

"Bisa melalui nomor 022 20671177 atau email [email protected]," ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani