Hiswana Migas Klarifikasi Video Viral SPBU Cipatujah, Jerigen Nelayan Berizin

Hiswana Migas Priangan Timur mengklarifikasi video viral di SPBU Cipatujah. Pengisian BBM jerigen memiliki izin resmi untuk nelayan, stok dipastikan aman.

Hiswana Migas Klarifikasi Video Viral SPBU Cipatujah, Jerigen Nelayan Berizin
Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Priangan Timur memberikan klarifikasi terkait video keluhan seorang konsumen di SPBU Cipatujah. Istimewa

INILAHKORAN.ID - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Priangan Timur meluruskan informasi dalam video keluhan konsumen di SPBU Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, yang viral di media sosial. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen.

Ketua Hiswana Migas Priangan Timur Faujiana Fatah mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Faujiana menjelaskan, penggunaan jerigen dalam kejadian tersebut ditujukan untuk kebutuhan nelayan dan telah dilengkapi rekomendasi resmi dari pemerintah.

"jerigen tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku karena memiliki rekomendasi dari pemerintah untuk kebutuhan nelayan," kata Faujiana, Selasa (11/8).

Menurut dia, penyaluran BBM bersubsidi kepada kelompok masyarakat tertentu, termasuk nelayan, dapat dilakukan sepanjang memenuhi mekanisme dan persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.

Karena itu, masyarakat diminta tidak serta-merta menganggap pengisian BBM menggunakan jerigen sebagai pelanggaran. Legalitas pengisian perlu dilihat berdasarkan dokumen rekomendasi serta ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Hiswana Migas memastikan pengelola SPBU Cipatujah tetap mengambil langkah atas keluhan konsumen yang muncul dalam video tersebut.

Manajemen SPBU telah mendatangi konsumen yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan sekaligus menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Selain itu, pengelola SPBU melakukan evaluasi internal terhadap kinerja operator sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.

"Pihak SPBU telah menemui konsumen dan melakukan evaluasi terkait kinerja operator SPBU. Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik ke depannya," ujar Faujiana.

Ia mengatakan evaluasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pengelola SPBU dalam menjaga standar pelayanan serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat saat melakukan pengisian BBM.

Faujiana juga memastikan operasional SPBU Cipatujah saat ini berjalan normal. Distribusi dan ketersediaan stok BBM disebut masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Distribusi dan stok BBM dipastikan aman. Saat ini kondisi di lokasi juga normal dan operasional SPBU berjalan lancar seperti biasa," katanya.

Hiswana Migas Priangan Timur mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui fakta secara utuh.

Masyarakat juga diminta merujuk pada sumber informasi yang kredibel untuk memperoleh informasi mengenai penyaluran BBM dan ketentuan penggunaannya.

Hiswana Migas Priangan Timur menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.

Dengan demikian, persoalan di SPBU Cipatujah tidak hanya dilihat dari penggunaan jerigen, tetapi juga dari aspek pelayanan kepada konsumen. Hiswana Migas menegaskan bahwa jerigen untuk kebutuhan nelayan dalam kasus tersebut memiliki rekomendasi, sementara pengelola SPBU tetap melakukan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan.


Editor : Ahmad Sayuti