Legenda Barcelona Ini Ingatkan: Jangan Bunuh Dembele!

Legenda Barcelona kembali ke kota utama di Catalunya itu setelah beberapa bulan di Jepang bersama Vissel Kobe. Dia pun bicara tentang Osumane Dembele.

Legenda Barcelona Ini Ingatkan: Jangan Bunuh Dembele!
INILAH, Barcelona - Legenda Barcelona kembali ke kota utama di Catalunya itu setelah beberapa bulan di Jepang bersama Vissel Kobe. Dia pun bicara tentang Osumane Dembele.
 
Andres Iniesta bisa kembali ke Barcelona karena Liga Jepang sudah berakhir. Dia pun melontarkan pernyataan tentang Ousmane Dembele, gelandang dengan bakat besar, tapi kadang-kadang lepas kendali.
 
Setelah tampil mengesankan lawan Espanyol pada Sabtu lalu, Ousmane Dembele kembali terlambat dua jam mengikuti latihan. Itu sebabnya, gelandang berusia 21 tahun itu kembali mencuat di halaman depan media Spanyol untuk alasan yang salah.
 
"Sulit menilai situasi (Dembele) karena saya tak lagi di sana," ujar Andres Iniesta. "Ada aturan dan tanggung jawab. Jika tak menghormati itu, klub dan skuat harus mengatasi situasi itu," sebutnya.
 
Dia menilai Ousmane Dembele adalah pemain yang sangat penting bagi Barcelona. "Kita harus menyelesaikan persoalan itu dan tidak membuhnya, membunuhnya ketika tidak ada penyakit," tambahnya.
 
Andres Iniesta menyebutkan persoalan yang dihadapi Barcelona dan Ousmane Dembele bukan tanpa soludi. Solusinya dia yakini akan ditemukan seiring dengan berjalannya waktu.
 
Iniesta juga bicara tentang Luka Modric memenangkan Ballon d'Or dan komentar Pele tentang Messi. Dia mengaku tak ingin menjawab apa yang dinyatakan pahlawan sepak bola dunia itu.
 
"Tapi dia (Messi) pemain terbaik dalam sejarah. Dia mengoleksi seluruh rekor: sundulan, skill, tendangan kaki kanan, tendangan kaki kiri. Saya tak melihat ada yang lain yang bisa melakukan apa yang sudah dia capai. Setiap tahun, dia melampaui ekspektasi saya," ujarnya.
 
Andres Iniesta menyebutkan posisi kelima di Ballon d'Or bukanlah sebuah serangan. Tapi, baginya, Lionel Messi tetaplah yang terbaik.
 
"Tentu tidak baik jika dikatakan tidak fair Modric memenangkannya. Dia menjalani musim yang luar biasa," tambahnya.


Editor : inilahkoran